Ikuti Imbauan Pemerintah, KONI Banten Kembalikan Anggaran

Suasana rapat yang digelar Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Banten dan KONI Banten, untuk membahas pengembalian anggaran, di Aula KONI Banten, Selasa (28/4/2020).*

SERANG, (KB).- Komite Olah raga Nasional Indonesia (KONI) Banten mengembalikan anggaran dana hibah mereka untuk tahun 2020 ini ke kas daerah. Hal tersebut untuk mengikuti imbauan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, akibat dari adanya dampak virus corona di Banten.

Hal itu menyusul rapat yang digelar Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Banten dan KONI Banten, untuk membahas pengembalian anggaran tersebut di Aula KONI Banten, Selasa (28/4/2020).

Menurut Wakil Ketua II KONI Banten Engkos Kosasih, pihaknya memahami kondisi yang ada saat ini, yang diakibatkan adanya pandemi corona.

“Kami pahami kondisi pemerintah sekarang ini, oleh karena itu sejauh mana yang bisa kami lakukan untuk mengembalikan dana hibah. Kami juga sudah menyepakati ada beberapa poin yang dikembalikan (dana hibah) ke pemerintah,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/4/2020).

Meski begitu, ia terlebih dahulu akan mengirimkan surat permohonan kepada DPKAD Banten, agar tidak mengembalikan keseluruhan anggaran dana hibah KONI Banten. Alasannya, ada kegiatan yang harus dilakukan, khususnya dalam membina atlet.

“Dari imbauan itu kan, diminta dikembalikan semua, nanti bentuknya pengajuan anggaran tiap bulan. Tapi kami akan mengirimkan permohonan, agar anggaran tersebut tidak semuanya dikembalikan. Paling yang sifatnya anggaran untuk pemberangkatan ke PON, karena PON pun dipastikan ditunda tahun depan,” katanya.

Meski begitu, kata Engkos, pihaknya belum secara detil menyusun anggaran apa saja yang akan dikembalikan ke kas daerah. Hanya saja, ia memastikan untuk anggaran Pelatda Jangka Panjang, khususnya dana pembinaan atlet tetap berjalan.

“Ya paling tidak 30 persen anggaran kami akan kembalikan ke kas daerah, dari Rp 45 miliar dana hibah KONI Banten tahun ini,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Dispora Banten Ai Dewi Suzanna mengatakan pelaksanaan PON XX Papua kan sudah dipastikan ditunda hingga tahun depan. Jadi anggaran yang tidak terpakai tahun ini, untuk sementara dikembalikan terlebih dahulu ke kas daerah.

“Ya kita semua kan tahu dampak dari corona ini sepert apa. Jadi uang atau anggaran yang tidak terpakai dan tidak digunakan sementara dikembalikan dulu ke kas daerah. Nanti jika sudah normal ya akan kembali berjalan seperti biasa. Paling tidak (anggaran) untuk pemberangkatan ke PON (dikembalikan),” tuturnya. (YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here