Idul Fitri 2019, Pemkab Tangerang Larang ASN Gunakan Randis

TANGERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melarang aparatur sipil negara (ASN) mengunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik Lebaran 2019. Larangan tersebut, dikeluarkan, agar aset negara tetap terawat.

Namun, pemkab tidak meyediakan lahan parkir untuk mengumpulkan kendaraan dinas tersebut, karena alasan keamanan.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menuturkan, kendaraan dinas tidak boleh digunakan ASN untuk kepentingan pribadi, misalnya buat mudik Lebaran Idulfitri 2019.

ASN pengguna mobil dinas, kata pria yang akrab dipanggil Zaki tersebut, bisa menyimpan kendaraan dinas di rumah masing-masing dan bertanggung jawab terhadap keamanan aset negara tersebut.

“Kendaraan dinas tidak boleh dipakai mudik. Silakan dibawa ke rumah masing-masing untuk dijaga, kalau dikumpulkan di parkiran pemkab tidak cukup dan rawan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pengembangan, dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang Achmad Surya Wijaya mengatakan, pihaknya akan mengirimkan surat edaran (SE) Bupati Tangerang terkait larangan kendaraan dinas dilarang dipakai mudik kepada ASN pengguna kendaraan dinas.

“SE Bupati Tangerang sudah dibuat, tinggal diedarkan. Intinya, kendaraan dinas tidak boleh pakai mudik,” ucapnya.

Ia menambahkan, tahun lalu Pemkab Tangerang melarang penggunaan kendaraan dinas untuk digunakan pada mudik Lebaran. Keputusan tersebut, mengacu pada keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara RI Nomor 87 Tahun 2005 dan SE Bupati Tangerang. “Apapun alasannya mobil dinas tidak boleh untuk mudik,” tuturnya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here