Hutan Gundul di Kabupaten Lebak Akan Ditanami Rumput Vetiver

LEBAK, (KB).- Pemkab Lebak bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dibantu TNI Polri serta komunitas akan melakukan upaya rehabilitasi dan reforestasi di kawasan hutan gundul. Rehabilitasi dan reforestasi berupa penanaman bibit rumput akar wangi (vetiver) di lahan seluas 6,5 hektare.

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi sudah mempersiapkan data personel di luar TNI Polri secara detail dan tepat sasaran dalam menyambut program rehabilitasi dan reforestasi itu.

“Saya instruksikan kepada jajaran terkait untuk segera mendata kebutuhan personel yang sesuai formasi yang ditetapkan BNPB dan libatkan juga masyarakat setempat,” kata Ade Sumardi, Senin (17/2/2020).

Ia berharap, dengan adanya anggaran tiap personel maka dapat menggerakkan perekonomian masyarakat khususnya daerah Kampung Cinyiru dengan dilibatkannya dalam pelaksanaan program ini.

“Tujuan dari program ini sangat baik. Kita menyambut baik program ini,” katanya.

Hal ini sebagai upaya reforestasi dan perbaikan struktur tanah, sekaligus untuk mengurangi erosi dan tanah longsor di masa transisi yang telah ditetapkan Pemkab Lebak terhitung 28 Januari hingga 26 Mei 2020.

Sementara, staf BNPB Andre Saputro menjelaskan, kegiatan akan dilangsungkan beberapa tahap. Untuk tahap pertama sendiri akan dilaksanakan di Kampung Cinyiru, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong.

“Luas lahan yang akan ditanami vetiver kurang lebih 6,5 hektare dengan jumlah bibit 112.000 per hektare,” tuturnya.

Ia menjelaskan, diperlukan kurang lebih 620 personel untuk melaksanakan kegiatan ini, dengan komposisi 120 personel dari TNI Polri sisanya 500 personel berasal dari komunitas dan masyarakat.

“Dana untuk tiap personel dipersiapkan,” ujarnya. (PG)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here