HUT ke-74 RI, Mercedes Benz Club Banten Kibarkan Merah Putih di Norwegia

Tim pengembara lintas benua Mercedes Benz Club Banten (MBCB), memasuki bulan ke-14 sejak memulai perjalanan keliling dunia pada 18 Mei 2018 lalu, Sabtu (17/8/2019) ini berada di Benua Eropa tepatnya di Nordkapp, Norwegia.

Bertepatan dengan HUT ke-74 RI, mereka mengibarkan bendera Merah Putih di jalanan Nordkapp, Norwegia. Dengan mengendarai dua unit Mercedes Benz tua, seri 280E tahun 1983 dan G 300 tahun 1995, Tim Mercedes Benz Club Banten (MBCB) yang beranggotakan 7 orang dengan 3 orang di antaranya adalah satu keluarga yakni ayah, ibu, dan anak, telah menempuh perjalanan Banten-lintas Sumatera-Batam-Singapura-Malaysia-Thailand-Myanmar-India-Pakistan-Iran-Turki-Bulgaria-Makedonia-Yunani-Balkan-Italia- Spanyol-Maroko-Eropa Barat-Eropa Tengah-Scandinavia dan sekarang berada di Nordkapp, Norwegia.

“Nordkapp adalah ujung aspal di belahan bumi utara. Setelahnya hanya ada laut lepas sampai kutub utara. Nordkapp, adalah titik balik rute pulang. Ya, kami ingin mengibarkan bendera Merah Putih di hamparan bumi paling utara. Ini sebagai kado ulang tahun ke-74 Republik Indonesia,” ujar Darwin salah satu anggota tim pengembara Mercedes Benz Club Banten.

Darwin mengatakan, perayaan HUT Kemerdekaan RI bagi dirinya hanyalah momentum tahunan. Padahal sebenarnya, rakyat Indonesia bisa merayakan kemerdekaannya setiap hari karena Indonesia memiliki semuanya, hutan, lautan beserta pantainya, volcano, savana, dataran tinggi maupun rendah, sungai, dan lain sebagainya yang tidak dimiliki setiap negara.

“Semakin kami lihat dari kejauhan, Indonesia itu semakin berasa indahnya, berasa nyamannya. Semestinya kita bersyukur hidup di Indonesia, dan mengisi kemerdekaan dengan menjaganya setiap hari,” tuturnya.

Ia mengatakan, bahwa Indonesia memiliki pembagian waktu yang pas, Matahari terbit jam 06.00 terbenam jam 18.00 sepanjang tahun. Sedangkan di sebagian besar Eropa kalau musim panas tiba, matahari terbit jam 3 atau 4 pagi, terbenam jam 22-23 malam. Di Nordkapp matahari bahkan bersinar 24 jam. “Terbit dan tenggelamnya matahari ini juga berpengaruh pada suhu udara. Siang hari bisa mencapai 38 derajat celcius namun begitu matahari tenggelam bisa langsung terjun di bawah sepuluh derajat,” ujar Darwin.(HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here