Huni Bekas Kandang Kambing, Pemkot Serang Bangun Rumah Nenek Berusia 100 Tahun

SERANG, (KB).- Pemerintah Kota (Pemkot) Serang berencana membuatkan tempat tinggal untuk Sapiah, seorang nenek berusia 100 tahun yang tinggal di bekas kandang kambing, di Kampung Cidadap, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Hal tersebut dikatakan oleh Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin usai mengunjungi Sapiah. Ia menginstruksikan Dinas Sosial (Dinsos) untuk memberikan tempat tinggal yang layak serta nyaman untuk Sapiah. Sebab, selama ini Sapiah tinggal di tempat yang kurang layak dan terkesan kotor.

“Saya tadi sudah instruksikan kepada Dinsos, bagaimana caranya untuk memberikan kenyamanan dan kelayakan kepada nenek Sapiah. Meskipun memang sebelumnya sudah ada dari Danramil, saya apresiasi sekali kesigapan mereka,” ucapnya, Sabtu (9/11/2019).

Subadri mengatakan, hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab Pemkot Serang terhadap warganya. Sebelumnya, pihak Koramil telah memberikan bantuan dengan cara memperbaiki tempat tinggal Sapiah. Meski belum keseluruhan, namun kini tempat tinggalnya sudah cukup layak untuk dihuni.

“Untuk itu, Pemkot melalui Dinsos akan turut membantu memberikan kenyamanan dan kelayakan kepada nenek Sapiah. Sehingga, bisa lebih baik dan tetap terjaga kesehatannya,” katanya.

Selain itu, kata Subadri, secara rutin Pemkot Serang akan memberikan bantuan berupa makanan, serta kebutuhan pokok lainnya kepada Sapiah. Ia juga menugaskan kepada Puskesmas, agar dapat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Kami dari Pemkot Serang akan memberikan suplai logistik secara rutin kepada nenek Sapiah. Ini sudah ditugaskan kepada Dinsos. Kemudian, kami juga akan melakukan pengecekan secara rutin melalui petugas Puskesmas,” ujarnya.

Mantan Ketua DPRD Kota Serang itu juga menawarkan Sapiah untuk dipindahkan ke panti jompo. Namun, Sapiah menolak dan ingin tetap tinggal di rumahnya. “Tadi sudah menawarkan kepada beliau, mau tidak dirawat oleh negara. Dalam arti dirawat di panti jompo atau rumah singgah. Namun beliau menolak dan tetap tinggal di sini,” ucapnya.

Bahkan sebagai bentuk kepeduliannya, ia mengatakan kepada Rohayah yang merawat Sapiah untuk datang ke kediamannya apabila ada kebutuhan yang mendesak. “Saya juga bilang jika ada sesuatu yang mendesak, datang saja ke rumah. Anggap saya ini dulur, keluarganya,” katanya. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here