Hujan Deras, Beberapa Titik di Kota Tangerang Tergenang

TANGERANG, (KB).- Hujan deras mengguyur wilayah Kota Tangerang dan sekitarnya, Senin (26/11/2018). Intensitas hujan yang cukup tinggi juga disertai angin kencang membuat sejumlah titik di Kota Tangerang tergenang air.

Pantauan Kabar Banten genangan air terjadi di Jalan MH Thamrin, Cikokol. Wilayah tersebut tergenang hingga air masuk ke pemukiman warga. Ketinggian air sekitar 70 centimeter.

Genangan air juga terjadi di Jalan Mochamad Yamin, Jalan Merdeka, dan Jalan Imam Bonjol. Ketiga wilayah tersebut tergenang air, namun tidak setinggi di Cikokol. Air hujan yang menggenangi beberapa wilayah tersebut membuat kendaraan yang melintas tersendat.

Kabid Operasi dan Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Agus Tholib mengatakan, pihaknya langsung menerjunkan tim. Tim dikerahkan untuk membersihkan saluran air di beberapa wilayah itu,” ujarnya.

Agus mengakui ada beberapa titik yang tergenang, yakni di Jl. M. Yamin, Jl. Daan Mogot, Jl. MH. Thamrin dan Imam Bonjol. “Jadi sifatnya temporer saja,” tuturnya.

Agus menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan 60 petugas untuk menangani genangan yang ada. 60 petugas tersebut langsung disebar ke beberapa titik genangan terutama jalan-jalan protokol.

“Karena mengganggu lalu lintas juga. Makanya kita langsung terjunkan petugas, agar lalu lintas berjalan normal,” jelasnya.

Lebih lanjut Agus menerangkan para petugas operasional yang diterjunkan tersebut selain ditugaskan untuk membersihkan drainase dari sampah, mereka juga ditugaskan untuk membuat tali-tali air untuk mempercepat aliran air di jalanan.

“Kalau hujan deras begini kan banyak sampah yang terbawa ke drainase, makanya itu kita langsung bersihkan. Kita juga buka trotoar agar air cepat turun ke saluran.Dan alhamdulillah jam 6 sore air sudah mulai surut,” ungkapnya.

Sebagai informasi, untuk menangani persoalan banjir selama lima tahun terakhir pemkot sudah membangun turap di 235 titik. Kemudian Pemkot juga telah membangun 1.466 ruas sistem drainase atau sepanjang 626,865 kilometer.

Sementara untuk di pemukiman warga, penanganan banjir dilakukan dengan membangun embung yang tujuannya adalah untuk menampung kelebihan air hujan sehingga tak membanjiri pemukiman warga.

Sampai saat ini, telah terbangun sembilan embung dan menargetkan kembali membangun enam embung lainnya. Selain itu, untuk pusat pengendali banjir yang telah dibangun Pemkot Tangerang sejak tahun 2014 hingga sekarang mencapai 75 lokasi.

Pembangunan ini sejalan juga dengan pekerjaan pintu air yang telah terbangun di delapan lokasi dan pemkot juga akan kembali membangun enam pintu air tambahan yang ditargetkan selesai di akhir tahun ini. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here