Hujan Debu, Dewan Minta PT KS Bertanggung Jawab

DEBU batu bara cukup tebal tampak bertebaran di depan Sekolah Dasar 1 Samangraya, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Jumat (13/12/2019).*

CILEGON, (KB).- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon mendesak PT Krakatau Steel (KS) bertanggung jawab atas hujan debu yang melanda empat kelurahan di Kecamatan Citangkil dan Ciwandan.

“Seperti diketahui, hujan debu yang terjadi pekan lalu, diduga berasal dari Blast Furnace (BF) PT KS,” kata anggota DPRD Kota Cilegon Ibrohim Aswadi, Ahad (15/12/2019).

Politikus Partai Demokrat tersebut juga meminta, agar unsur pimpinan DPRD memanggil manajemen PT KS untuk dimintau penjelasan. ”Saat ini masyarakat di dua kecamatan tersebut resah, karena akibat hujan debu sudah mengganggu kesehatan warga,” ujarnya.

Anggota legislatif asal Ciwandan tersebut menuturkan, debu yang menghujani beberapa kelurahan berwarna hitam pekat. Debu tersebut, diduga berasal dari proses mesin produksi.

“Saya sudah menyampaikan aduan dari warga tersebut kepada ketua Komisi II dan ketua Komisi IV. Sekaligus melaporkan kepada ketua DPRD Kota Cilegon. Alhamdulilah, karena ini menyangkut kepentingan dan hak dasar masyarakat, ketua DPRD sudah merespons secara cepat,” ucapnya.

Baca Juga : ”Blast Furnace” PT KS Bermasalah, Hujan Debu Landa Empat Kelurahan

Ketua DPRD Kota Cilegon, tutur dia, sudah meminta, agar lintas komisi secepatnya mengambil langkah untuk pemanggilan manajemen PT KS. Selain itu, DPRD, agar segera turun tangan melihat langsung kejadiannya dalam rangka membantu warga.

Hal yang sama dikatakan anggota Komisi II DPRD Kota Cilegon lainnya, Hasbi Sidik. Politikus Partai Gerindra tersebut sering mendapatkan laporan dari keluhan terkait kejadian hujan debu dari PT KS. Ia tak habis pikir, karena sekelas PT KS salah satu BUMN bisa menimbulkan keresahan di masyarakat.

Seperti diketahui, kasus pencemaran lingkungan kembali terjadi di Kota Cilegon. Kali ini empat kelurahan di Kecamatan Citangkil dihujani debu batu bara yang diduga dari BS PT Krakatau Steel (KS), Jumat (13/12/2019).

Empat kelurahan tersebut, Samangraya, Deringo, Warnasari, dan Kubangsari. Paling parah yang dilanda hujan debu Kelurahan Samangraya.

Pelaksana tugas (Plt) General Manager Security and General Affair PT KS Edjie Djauhari membenarkan, debu tersebut berasal dari BF PT KS. Insiden tersebut, kata dia, terjadi, karena adanya penurunan tekanan saat pabrik beroperasi. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here