Hotel & Restoran di Kabupaten Serang Nunggak Pajak, Dewan Segera Panggil Pengusaha

SERANG, (KB).- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang Imam Gozhali akan memanggil sejumlah pengusaha hotel dan restoran yang masih nunggak pajak.

Hal tersebut dilakukan untuk menindaklanjuti pemasangan spanduk pemberitahuan nunggak pajak yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang belum lama ini.

“Ke depan mau saya panggil melalui surat pemberitahuan kepada Ketua Komisi III pak Agus Wahyudiono, saya suruh panggil jadi harus ada sanksi, agar bayar, sehingga PAD (pendapatan asli daerah) Kabupaten Serang meningkat,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Senin (9/12/2019).

Ia menuturkan, dia juga sudah mendapatkan tembusan terkait adanya pemasangan spanduk yang dilakukan Bapenda terhadap hotel dan perusahaan yang nunggak pajak. Menurut dia, harus ada sanksi tegas kepada perusahaan, agar mau membayar tunggakan tersebut.

“Masih tembusan saja, karena PAD kami menurun dengan adanya tunggakan yang belum dibayar. Akhirnya diberikan segel,” ujarnya.

Baca Juga : Hotel Bintang 5 Nunggak Pajak 4 Bulan, Bapenda Kabupaten Serang Pasang Spanduk Peringatan

Politikus Gerindra tersebut menegaskan, tidak ada alasan lain perusahaan atau hotel tetap harus membayar tunggakannya.

“Itu kewajibannya dan harus ada sanksi administrasi yang benar, supaya efeknya bisa bayar. Cukup saya kira (sanksi pemasangan spanduk), sebenarnya sudah melihat dengan ada pemasangan itu perusahaan harus berpikir,” ucapnya.

Sementara, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa menuturkan, pajak yang ditarik oleh Bapenda merupakan pajak yang sudah dipungut dari konsumen. Selain itu, ada pajak bumi dan bangunan (PBB) dan restoran.

“Kalau pajak hotel 10 persen sudah dipungut, tapi belum disetorkan ke kami, enggak ada alasan (tidak bayar),” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here