Hotel di Kota Cilegon Terancam Gulung Tikar

CILEGON, (KB).- Belasan hotel non bintang di Kota Cilegon terancam gulung tikar. Banyaknya rumah penginapan, mess, hingga rumah kost, menyebabkan hotel kelas melati sulit untuk bertahan.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Cilegon Syarief Ridwan mengatakan, bisnis penyewaan rumah kost, dan lain-lain di Kota Cilegon semakin menjanjikan. Banyaknya tenaga kerja asing di kota baja ini, menjadikan ladang bagi para pengusaha jasa sewa rumah.

“Segmentasi hunian di Cilegon bukanlah wisatawan, tapi para pelaku bisnis dan tenaga kerja. Ini menjadi kesempatan untuk bisnis penyewaan rumah. Seiring waktu, jenis bisnis ini semakin banyak, sehingga menjelma menjadi pesaing hotel kelas melati,” katanya saat ditemui di rumah kediaman, Jumat (21/2/2020).

Menurut Syarief, hotel non bintang harus segera melakukan inovasi untuk bisa bertahan melawan para pesaing. Diantaranya bekerja sama dengan biro perjalanan dan jasa pariwisata online.

“Biro jasa online harus dirangkul oleh hotel-hotel melati. Para pemilik pun harus bisa berinovasi dengan hal-hal menarik lain,” ujarnya.

Di sisi lain, Kota Cilegon masih seksi untuk segmen hotel bintang lima berkapasitas 500 kamar ke atas. Banyaknya pembisnis yang beraktivitas di Kota Cilegon menjadikan hotel bintang lima menjadi idola.

“Di Cilegon ini, hotel-hotel banyak diisi di hari biasa, bukan di akhir pekan. Ini menandakan banyak pebisnis yang menggunakan jasa hotel di setiap aktivitas mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Seni dan Budaya pada Dinas Pariwisata dan Budaya (Disparbud) Kota Cilegon Tini Suswatini mengatakan, dinasnya memiliki beberapa agenda skala internasional setiap tahun.

Ia berharap agar adanya event-event tersebut dapat membantu dunia perhotelan di Kota Cilegon. Beberapa acara tersebut, bertaraf internasional. Misalnya “Golok Day” atau “Cilegon Ethnic Carnival”. Setiap ada acara ini pastinya akan banyak pengunjung yang mencari hotel untuk menginap. (AH)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here