Honorer Kelurahan di Kota Serang Harap P3K

SERANG, (KB).- Staf honorer kelurahan di Kota Serang mengatakan, belum merasa sejahtera atas pengabdiannya, sehingga mereka berharap diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Ketua Paguyuban Staf Honorer Kelurahan (PSHK) Kota Serang Sapta Mulyana mengatakan, saat ini honor yang diterima staf kelurahan sebesar Rp 800.000-850.000 per bulan. Hal tersebut, dinilai kecil jika dibandingkan dengan kewajiban di kelurahan dan kebutuhan rumah tangga.

“Makanya, kami terkait P3K, syukur di P3K lagi. Kami juga masih berupaya supaya pemerintah kota menjadikan staf kelurahan menjadi P3K,” katanya seusai kegiatan ‘Silaturahmi dan Pembinaan Kinerja Staf kelurahan’ di salah satu rumah makan Walantaka, Kota Serang, Rabu (16/10/2019).

Ia menuturkan, honorer staf keluarahan di Pemkot Serang baru menerima honor sejak dua tahun lalu dan tidak pernah ada kenaikan. Padahal, dia berharap, honor yang diterima minimal sebesar upah minimum regional (UMR) di Kota Serang.

“Kami baru dua tahun menerima honor, sejak peralihan pemerintah 10 tahun lalu tanpa honor. Idealnya ingin UMR dan UMK, tapi kami kembalikan lagi ke pemkot menyesuaikan APBD,” ucapnya.

Selain mengharapkan hak yang sesuai, dia juga mengajak sebanyak 371 staf honorer kelurahan di Kota Serang untuk meningkatkan disiplin dan kinerja, sehingga tuntutan hak bisa sesuai dengan kewajiban.

“Untuk staf kelurahan yang tergabung dalam PSHK, agar melayani publik lebih baik lagi dan sesuai dengan aturan yang sudah ada,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin berjanji akan menaikkan honor staf kelurahan pada 2020 mendatang. Namun, untuk jumlah pastinya belum bisa dipastikan, karena akan menyesuaikan dengan kemampuan APBD Kota Serang.

“Yang jelas pasti dibantu untuk menaikkan dari Rp 800.000 ke berapa-berapanya disesuaikan, dengan kemampuan. Inginnnya sih di (APBD) murni,” katanya.

Terkait harapan direkrut menjadi tenaga P3K. Ia mempersilakan seluruh staf untuk mengikuti rekrutmen secara prosedural, baik rekrutmen P3K maupun CASN yang akan segera dilaksanakan.

“Tapi, lagi-lagi karena rekrutmen baik ASN dan P3K ada di pusat. Saya sarankan semuanya saja tidak masalah ikut jadi peserta. Siapa pun yang bernasib bagus itulah miliknya,” ujarnya.

Selain itu, dia juga menekankan kepada PSHK, agar tetap bekerja secara tulus dan terus meningkatkan disiplin kinerja. Karena, keberadaannya sangat dibutuhkan untuk pelayanan publik. “Jadi, penekanannya agar kedisiplinannya ditingkatkan,” ucapnya. (Masykur/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here