Honorer K2 Kota Cilegon Minta Seleksi CASN Disetop

CILEGON, (KB).- Ratusan tenaga honorer K2 (Kategori 2) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon mengadu ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon, Kamis (4/10/2018). Mereka meminta agar pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) disetop karena merugikan pihaknya.

Kedatangan para pekerja honorer langsung diterima para wakil rakyat. Kemudian mereka melakukan audiensi.
Ketua Forum Tenaga Honorer Kota Cilegon, Samsudin usai melakukan audiensi menyatakan, dihentikannya pendaftaran itu tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan.

”Ada 400 tenaga honorer K2 yang ada di Kota Cilegon ini yang masa pengabdiannya mulai 5-30 tahun. Sangat miris sekali ketika yang lolos seleksi hanya pengabdiannya di bawah 3 tahun,” katanya.

Ia menuturkan, perwakilan honorer K2 yang mengadu ke DPRD menyampaikan tuntutan permasalahan honorer K2 segera diselesaikan. Pihaknya meminta penerimaan CASN umum ditunda sampai permasalahan honorer K2 diselesaikan.

”Kami ke sini ingin tuntutan honorer K2 Kota Cilegon untuk jadi ASN itu dituntaskan, karena sampai saat ini belum selesai. Kedua, untuk menunda penerimaan CASN umum agar ditunda sampai permasalahan K2 diselesaikan. Selain di sini, kami juga pernah ketemu dengan Ketua DPRD Banten pada 20 September yang lalu,” ujarnya.

Menurut dia, selama puluhan tahun para tenaga honorer yang berprofesi sebagai guru hanya dibayar sekitar Rp 200.000-Rp 300.000, itupun dibayar tiap 3 bulan sekali. Bahkan ia mengaku, guna mencukupi kebutuhan keseharian, banyak tenaga honorer yang dagang sebagai sampingan.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman mengatakan, honorer K2 harus diperjuangkan. Sebab, berdasarkan data yang ada mereka sudah mengabdi puluhan tahun. (HS)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here