Jumat, 20 Juli 2018

Honor Guru Madrasah tak Kunjung Cair

CILEGON, (KB).- Sejumlah guru madrasah dan guru ngaji di Kota Cilegon mengeluh, masalahnya sudah enam bulan mengabdi, namun honornya tak kunjung cair. “Kami mempertanyakan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon,” kata seorang guru madrasah yang enggan disebut namanya, Ahad (24/6/2018).

Guru madrasah tersebut menuturkan, bahwa honor yang dijanjikan Pemkot Cilegon hanya Rp 300.000 per bulan. Meski tidak besar, honor tersebut, sangat dibutuhkan, apalagi saat menghadapi lebaran.  “Tadinya kami berharap pada bulan ramadan bisa cair, namun sampai lebaran berlalu tidak ada kabar,” ujar sumber tersebut.

Hal yang sama dikatakan seorang guru ngaji, Eti. Warga Kecamatan Cibeber tersebut mengatakan, honor yang biasa diterimanya setiap bulan Rp 150.000. Namun, sudah enam bulan ini belum dibayar. “Kalau per bulan kecil, tapi dikali 6 adalah jumlah yang cukup lumayan. Jumlah tersebut bisa membeli peralatan sekolah, seperti seragam dan alat tulis lainnya. Kami hanya bisa berdoa semoga dalam waktu dekat bisa cair dan kebutuhan hidup kami bisa terpenuhi,” ucapnya.

Baca Juga: Tak Kunjung Cair, Honda Dan Guru Ngaji Pasrah

Ketika dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Kota Cilegon, Muhtar Gojali menuturkan, bahwa pembayaran honor guru madrasah dan guru ngaji bukan kewenngan pihaknya. Tetapi, Bagian Kesejateraan Rakyat (Kesra) Pemkot Cilegon. Meski demikian, dia menjelaskan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) dan Peraturan Wali Kota (Perwal) masalah honor guru madrasah dan guru ngaji tersebut masuk dalam bantuan belanja hibah.

“Silakan konfirmasi ke bagian Kesra, kalau Dinas Pendidikan hanya cukup mengetahui.Proses dana hibah itu memang ada aturannya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Kampung Madani, Juju Juhana menyayangkan belum cairnya honor guru madrasah dan guru mengaji selama 6 bulan, mengingat selama ini tidak ada kendala, apalagi dalam setahun terakhir dia banyak menerima keluhan dari rekan-rekannya.

“Banyak yang mengeluhkan kepada kami atas belum cairnya honor tersebut dan kami menyayangkan. Ini memang tidak biasanya, kalau memang ada aturan ya harus ditempuh. Kasihan mereka lebaran sama tahun ajaran baru yang diharapkan hak bagi mereka ternyata belum cair juga, saya berharap ini menjadi perhatian yang serius,” katanya. (HS)*


Sekilas Info

MUI Cibeber Keluhkan Tempat Hiburan Malam di JLS Kota Cilegon

CILEGON, (KB).- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cibeber mengeluhkan keberadaan tempat-tempat hiburan malam di sepanjang Jalan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *