Minggu, 18 November 2018

HMI Pandeglang: Percepat Perekaman KTP-El

PANDEGLANG, (KB).- Ketua Himpunan Mahasiswa Islam Indonesia (HMI) Pandeglang, Fikri Anidzar meminta pemerintah setempat serius menyikapi kasus ribuan warga yang belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik atau KTP-el.

Ia mendesak Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) segera mengambil terobosan untuk mempercepat pelayanan perekaman KTP-el. Selain itu, Fikri menilai kasus ribuan warga tidak memiliki identitas kependudukan bagian dari kelemahan pendataan administrasi kependudukan (Adminduk) pada Disdukcapil.

“Ini sangat mengkhawatirkan. sebanyak 33 ribu lebih warga Pandeglang tidak memiliki KTP-el. Padahal KTP tersebut sangat penting bagi masyarakat. Selain untuk data adminduk juga banyak keperluannya. Apalagi pemerintah mewajibkan semua warga negara memiliki KTP-el, tetapi instansi terkait belum maksimal memfasilitasi masyarakat untuk membuat identitas kependudukan,” kata Ketua HMI Pandeglang, Fikri Anidzar kepada Kabar Banten, Selasa (6/11/2018).

Dikatakan Fikri, saat ini sedang memasuki pemilihan umum (Pemilu), sehingga warga yang tidak memiliki KTP-el terancam tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

“Kalau ini tidak cepat diatasi akan mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Kita berharap Disdukcapil memiliki terobosan dalam rangka meningkatkan masyarakat untuk mengurus pembuatan KTP-el tersebut. Salah satunya mendatangi warga yang belum memiliki KTP-el untuk melayani proses perekaman,” tuturnya.

Baca Juga: Ribuan Warga Kabupaten Pandeglang Belum Miliki KTP Elektronik

Sementara itu, Camat Pandeglang Melly Diyah Rahmalia mengatakan, proses pembuatan KTP-el tersebut sering terkendala jaringan. “Memang masalahnya jaringan sering mati, sehingga tidak bisa dilakukan perekaman. Karena kalau untuk untuk proses mencetaknya , itu di Disdukcapil,” tuturnya.

Hal hampir senada dikatakan Camat Majasari, Neneng Nuraeni. Menurut dia, ketika terjadi gangguan jaringan, warga yang hendak melakukan perekaman menjadi tertunda. Ia menyarankan kepada masyarakat untuk melakukan perekaman tidak saja di kantor kecamatan juga ke Disdukcapil.

“Banyak juga warga yang datang ke sini untuk melakukan perekaman. Tak hanya warga Majasari, tetapi warga lainnya. Per hari bisa mencapai 200 orang. Namun di kecamatan juga terkendala gangguan jaringan, sehingga proses perekaman terhambat,” ujarnya.

Seperti diketahui, ribuan warga di Pandeglang tercatat belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik atau KTP- el. Berdasarkan data pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang tercatat sebanyak 33.315 warga yang belum memiliki KTP- el. (IF)*


Sekilas Info

Pemilih Pemula Perempuan Diberikan Pendidikan Politik

PANDEGLANG, (KB).- Pemilih pemula perempuan diberikan pendidikan politik dalam kegiatan “Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula Perempuan”, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *