Hiburan Malam di Kota Serang Makin Marak, Oknum Pejabat dan Dewan Diduga Bermain

SERANG, (KB).- Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Serang menerima aspirasi dari masyarakat tentang ada oknum pejabat dan anggota dewan yang bermain di balik maraknya hiburan malam di Kota Serang. Selain oknum pejabat, diduga ada oknum anggota DPRD Kota Serang yang menjadi pemasok minuman keras.

Ketua Fraksi Partai Demokrat Amanudin Toha mengatakan, aspirasi itu datang dari Gerakan Pengawal Serang Madani (GPSM) dan beberapa ulama. Oleh karena itu, kewajibannya untuk menyampaikan kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang serta unsur pimpinan DPRD Kota Serang.

“Saya sudah menyampaikan tadi ke wakil wali kota. Bahwa di sana ada oknum pejabat yang memback-up hiburan malam. Beliau minta agar nama itu benar-benar jelas. Kami juga belum tahu nama orang itu,” kata Amanudin di Gedung DPRD Kota Serang, Senin (28/10/2019).

Dari komunikasinya dengan wakil wali kota, Pemkot Serang tidak segan memecat atau menonjobkan pejabat tersebut jika terbukti. “Pak Wakil juga sudah siap memecat atau menonjobkan ASN tersebut. Saya pikir kalau dia ASN, apalagi kalau dia dinas di Pol PP selaku pelaksana perda, saya pikir lebih baik dipecat,” ucapnya.

Selain itu, kata dia, dalam aspirasi yang diterimanya juga diduga ada oknum anggota DPRD Kota Serang yang menjadi distributor minuman keras. Sehingga, wajar jika setiap kali ada razia hiburan malam informasinya selalu bocor. “Keterlibatan oknum itu sebagai pengamanan. Pantesan bocor (razianya) karena sudah ada pengamannya,” ujarnya.

Sanksi

Ketua DPRD Kota Serang Budi Rustandi mengatakan, pemkot harus membuktikan terkait adanya dugaan oknum pejabat yang menjadi beking hiburan malam, dan segera menutup semua hiburan tanpa adanya lobi-lobi politik.

“Jadi Pemerintah Kota Serang wajib menutup seluruh tempat hiburan tanpa adanya lobi. Sekarang harus mainnya tegas. Kalau oknumnya tenaga honorer, langsung hentikan. Kalau dia pejabat beri sanksi non job, saya berharap jangan hanya di mulut,” tutur politisi Gerindra itu.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Serang Subadri Usuludin mengatakan, dirinya sudah menerima informasi tersebut. Namun, ia berharap informasi itu bersama nama dan jabatan oknum pejabat yang diduga membekingi hiburan malam.

“Kalau memang masih ASN, mungkin hadapannya dengan kami, dengan BKPSDM dan lain-lain. Kalau memang tidak, mungkin saya sudahi daripada mereka bikin gaduh mereka memback up tempat hiburan di Kota Serang,” tuturnya.

Ia berharap, informasi yang diterimanya secara detail. Sehingga, mudah untuk mengambil keputusan. Namun, sanksinya akan disesuaikan dengan keterlibatan oknum tersebut. “Kita lihat nanti (sanksinya), sampai seberapa besar mereka ikut andil ikut membackup, ikut membentengi tempat hiburan malam di Kota Serang,” ujarnya. (Masykur/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here