Hendak Keluar Pulau Jawa Melalui Pelabuhan Merak, 555 Kendaraan Diminta Putar Balik

Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten, Kombes Pol Wibowo saat memberikan keterangan kepada awak media, Ahad (26/4/2020).*

CILEGON, (KB).- Hingga hari ketiga Operasi Ketupat Kalimaya 2020, sebanyak 555 unit kendaraan yang hendak keluar pulau Jawa melalui Pelabuhan Merak, diminta putar balik, kecuali warga diluar zona merah Covid-19.

“Total kendaraan mudik menuju pelabuhan Merak yang diputar balik sampai dengan hari ketiga Operasi Ketupat Kalimaya 2020 Polda Banten berjumlah 555 unit. Rinciannya hari pertama 257 unit, hari kedua 186 unit dan hari ini 112 unit,” ujar Direktur Lalulintas (Dirlantas) Polda Banten, Kombes Pol Wibowo.

Ia mengatakan, dalam menegakan anjuran pemerintah untuk tidak mudik pada saat pandemi covid-19, masyarakat diharapkan tidak nekat mudik. Sebab kepolisian memastikan pemudik akan diberhentikan di check point selanjutnya. Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Banten dan PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Merak, kata dia, telah sepakat untuk tidak melayani penyeberangan kendaraan yang ingin mudik.

“Kami sudah sepakat, bahwa ASDP (Pengelola Pelabuhan) tidak melayani penyeberangan penumpang atau kendaraan yang akan mudik, kecuali yang diizinkan,” katanya kepada awak media, Ahad (26/4/2020).

Wibowo mengungkapkan, dalam kondisi ini, seluruh masyarakat agar bisa memahami situasi dan kondisi saat ini, dengan melaksanakan kebijakan pemerintah. Pelabuhan Penyeberangan Merak sendiri hanya melayani angkutan barang, seperti sembako dan BBM atau peralatan medis.

“Dermaga hanya melayani penyeberangan angkutan barang saja,” ujar Wibowo.

Ia mengatakan, dalam prosesnya, kepolisian telah melakukan penyekatan dibeberapa titik dalam Operasi Ketupat Kalimaya. Salah satunya di pintu tol Merak. Ia berharap masyarakat atau pemudik untuk tidak memaksakan diri menyeberang melalui Pelabuhan Merak. Sebab pihaknya memastikan akan meminta masyarakat kembali ke rumahnya.

“Masyarakat yang hendak melakukan perjalanan keluar wilayah hendaknya ditunda dahulu, hingga benar-benar Indonesia bersih dari Covid-19,” pungkas Dirlantas. (KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here