Hasil Tes Kesehatan Seleksi Sekda Banten, Delapan Pejabat Masih Bertahan

SERANG, (KB).- Delapan calon Sekda Banten masih bertahan setelah melewati tes kesehatan yang dilaksanakan di RSUD Banten. Delapan peserta ini selanjutnya akan mengikuti wawancara akhir yang dilaksanakan Rabu (13/2/2019).

Berdasarkan pengumuman wawancara akhir calon pejabat pimpinan tinggi madya Sekda Banten, Pansel Sekda Banten mengundang delapan calon sekda untuk mengikuti wawancara akhir pada Rabu (13/2/2019), di Ruang Transit Pendopo Gubernur Banten.

Adapun nama-namanya, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Al Hamidi, Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Komari, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) M Husni Hasan, Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (DESDM) Eko Palmadidan Sekretaris KPU Banten Septo Kalnadi.

Selanjutnya, Widyaiswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Al Muktabar, Profesor riset dari Lembaga Ilmu Pendidikan Indonesia (LIPI) Lili Romli serta Kepala Disnaker Kota Tangerang Mohamad Rakhmansyah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banten Komarudin mengatakan, pada tahapan wawancara akhir ini rencananya Gubernur Banten akan ikut mewancarai Sekda Banten.

“Jadi ketika sudah jadi tiga (hasil wawancara akhir), (Gubernur Banten) sudah tahu (Calon Sekda Banten yang memenuhi kriteria),” katanya, belum lama ini.

Menurutnya, Gubernur Banten memang berhak mewancarai para calon Sekda Banten. Pansel juga memberikan kesempatan Gubernur Banten untuk melakukannya. Kesempatan mewancarai yang diberikan kepada Gubernur Banten ini bertujuan untuk melihat siapa diantara calon tersebut yang dianggap memenuhi kriteria kebutuhan.

Anggota Pansel Lelang Jabatan Sekda Hamdan membenarkan, akan ada wawancara setelah tes kesehatan. Wawancara ini nantinya akan mencari tiga besar. “Tugas pansel sampai dengan tiga besar. Pertengahan Februari pansel sudah menghasilkan tiga besar,” katanya.

Sebelumnya, Akademisi Untirta Suwaib Amirudin menilai, persaingan seleksi Sekda banten berlangung ketat. Karena, calon Sekda Banten yang ada baik dari internal maupun eksternal Pemprov Banten sama-sama memiliki pengalaman yang tidak bisa diragukan. “Persaingan ini (Sekda Banten) sangat ketat,” katanya.

Dengan pengalaman tersebut, ia menilai, seluruh peserta seleksi Sekda Banten memiliki peluang yang sama untuk terpilih. “Semuanya memiliki peluang. Nanti pansel juga pasti akan memberikan rekomendasi yang terbaik,” kata pria yang juga Pembina Suwaib Amirudin Foundation (SAF) ini. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here