Hasil Perbaikan, Jumlah DPT Pemilu 2019 Provinsi Banten Turun 24,336

SERANG, (KB).- Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2019 di Provinsi Banten mengalami penurunan sebanyak 24,336. Hal ini disebabkan karena ditemukan kegandaan daftar pemilih dalam DPT yang sebelumnya ditetapkan.

Diketahui, pada DPT sebelumnya jumlah pemilih di Provinsi Banten sebanyak 7.452.971. Setelah perbaiki menjadi 7,428,695.

Adapun rincian (DPT) hasil perbaikan yaitu, Kota Cilegon sebanyak 275, 851 pemilih, Kota Serang 431,356 pemilih, Kota Tangerang 1,059,101 pemilih, Kota Tangerang Selatan 839,464 pemilih, Kabupaten Lebak 939,562 pemilih, Kabupaten Pandeglang 899,811 pemilih , Kabupaten Serang 1,112,383 pemilih, Kabupaten Tangerang 1,871, 167 pemilih.

Secara keseluruhan terdiri atas pemilih laki-laki sebanyak 3,752,679 dan perempuan sebanyak 3,676,016. Jumlah pemilih ini akan mencoblos di 33,107 TPS yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se Provinsi Banten.

Anggota KPU Provinsi Banten, Agus Sutisna mengaku, KPU Banten mengakui jika terdapat kegandaan data pemilih dalam Daftar Pemilih tetap (DPT) pemilu 2019 yang beberapa waktu lalu ditetapkan.

“Betul ada kegandaan, dan KPU jelas akui itu. Hanya saja, kita tegaskan tidak sedahsyat apa yang diduga partai politik (parpol). Parpol menyebut ada sekitar dua juta data pemilih ganda, tapi setelah dicermati oleh KPU, jumlahnya tidak lebih dari 25 ribu yang ganda,” katanya saat ditemui wartawan saat ditemui Kantor KPU Provinsi Banten, Jumat (14/9/2018).

Kegandaan data pemilih pada DPT terjadi karena ada kelalaian petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) dan adanya kegandaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pemilih. Hal ini wajar mengingat petugas memiliki tugas yang lumayan banyak. “Ada kesalahan coklit di bawah dan human eror. Masih ada NIK dipakai beberapa orang,” katanya.

Secara otomatis, kegandaan yang ada dihapus pada Daftra Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP), sehingga data pemilih berkurang dari jumlah sebelumnnya. Ia memastikan data pemilih dalam DPTHP jauh lebih akurat dibandingkan dengan DPT. “Jauh lebih bersih dan akurat,” katanya.

Mantan Komisioner KPU Kabupaten Lebak ini mengatakan, hasil pleno penetapan DPTHP selanjutnya akan dibawa ke KPU RI. Ia juga mengakui, jika data DPT sangat dinamis.

“Data DPT itu nggak 100 persen sempurna. Tapi DPT hasil perbaikan sudah jauh lebih baik, bersih dan akurat. Beberapa harti kemarin temen-temen kabupaten/kota sudah melakukan pembersihan (data ganda) itu. Jadi yang ganda dihapus, dan yang belum masuk kita masukan, data yang belum bener kita benerin,” katanya. (SN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here