Hasil Pemilu 2019 di Banten: Jika tak Puas, Silakan ke MK

SERANG, (KB).- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Banten mempersilakan para peserta pemilu 2019 dan tim pemenangannya mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) atas hasil rekapitulasi penghitungan suara caleg di tingkat Provinsi Banten. Sebab, tahapan untuk menyampaikan ketidakpuasan atas hasil tersebut, sudah tidak bisa lagi diproses di tingkat Provinsi Banten.

Ketua Bawaslu Banten Didih M. Sudi mengatakan, proses keberatan atas hasil pemilu saat ini sudah bisa langsung disampaikan ke MK. Tahapan registrasinya akan dimulai setelah 3 hari pasca rekapitulasi penghitungan surat suara di tingkat KPU RI selesai yakni 22 Mei 2019.

“Kalau ada hal-hal yang terkait dengan ketidakkepuasan atau merasa hasil ini ternyata ada perbedaan dengan dokumentasi yang dipegang disertai dengan bukti-bukti yang valid, maka masih terbuka secara konstitusional yaitu dengan melakukan gugatan ke Mahkamah konstitusi,” kata Didih, Senin (13/5/2019).

Selain itu, Bawalsu Banten juga memiliki sejumlah catatan atas proses rekapitulasi surat suara di tingkat Provinsi Banten. Pertama, evaluasi terhadap masalah administrasi pemilih yang disebut Didih terjadi hampir merata di semua kabupaten/kota di Banten.

“Semua KPU kabupaten/kota memiliki masalah itu. Baik untuk daftar pemilih yang tidak sesuai SK, pengguna hak pilih, sampai ke masalah administrasi penyandang disabilitas. Catatan ini kami masukan, karena mengakibatkan tahapan rekap kita termasuk dalam 10 provinsi yang masuk batas akhir,” ujar Didih.

Catatan kedua, KPU harus membuat laporan mengenai semua proses perubahan yang terjadi dalam tahapan rekapitulasi. Baik itu perubahan jumlah suara, maupun jumlah daftar pemilih. “Faktor kronologisnya harus tetap dibuat kenapa itu harus diubah. Dan itu harus disampaikan kepada Bawaslu dan peserta pemilu. Walau ini sudah selesai tetapi penyusunan itu tetap menjadi kewajiban,” tuturnya.

Catatan terakhir, Bawaslu meminta KPU agar menyebarluaskan hasil rekapitulasi surat suara secara luas kepada masyarakat. Hal itu dilakukan, agar masyarakat juga bisa mendapatkan informasi secara cepat terkait penghitungan suara Pemilu Serentak 2019 di Banten. “Ditempel di tempat-tempat strategis, kemudian disebarkan dalam bentuk soft file terutama PDF. Supaya masyarakat tahu hasil rekap ini,” ujar Didih.

Gerindra ambil alih ketua dewan

Sementara itu, Partai Gerindra dipastikan mendapat kursi ketua DPRD Banten periode 2019-2024, atau mengambil alih posisi yang kini ditempati PDIP. Partai berlambang garuda tersebut, berhasil meraih 16 kursi dari 10 daerah pemilihan (dapil) di Banten.

Hal itu terungkap dari hasil rekapitulasi penghitungan suara caleg di tingkat DPRD Banten yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten, Senin (13/5/2019) dini hari. Dari hasil rekapitulasi tersebut, Partai Gerindra menyapu bersih semua kursi di setiap dapil di Banten.

Bahkan di beberapa daerah, partai pimpinan Prabowo Subianto ini mendapatkan jatah dua kursi berdasarkan perolehan suara para calon legislatifnya. Di antaranya, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, serta di Kabupaten Tangerang A dan B.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Banten Andra Soni menyatakan, hasil yang diraih partainya merupakan target dari Gerindra untuk pemilu tahun ini. Disamping memiliki tugas untuk memenangkan capres Prabowo-Sandi, Gerindra juga telah menyiapkan strategi agar hasil suara partainya bisa meningkat.

“Ya, ini sesuai dengan target kita. Sebelumnya sudah kita prediksi bakal dapat segitu,” kata Andra Soni kepada wartawan saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Senin (13/5/2019).

Di bawah Gerindra, menyusul PDI Perjuangan yang harus kehilangan 2 kursi di DPRD Banten. Pada pemilu tahun ini, partai berlambang banteng tersebut harus puas finish di posisi kedua dengan raihan 13 kursi, Partai Golkar 11 kursi, PKS 11 kursi dan Partai Demokrat 9 kursi.

Kemudian, PKB 7 kursi, PAN 6 kursi, PPP 5 kursi dan Partai Nasdem 4 kursi. Sementara sisa 3 kursi lainnya akan diisi oleh Partai Hanura, dan dua partai pendatang baru di Pemilu 2019 yaitu Partai Berkarya dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Ananta Wahana mengaku cukup puas dengan perolehan suara partainya di tingkat DPRD Banten. Meski harus kehilangan 2 kursi, namun jumlah raihan PDIP tahun ini tidak terlalu turun secara drastis.

“Hasil ini akan kami evaluasi kembali. Tapi, di luar DPRD Banten, target PDIP untuk DPR RI ada peningkatan. Apalagi untuk dapil Tangerang. Artinya, masih ada penambahan di Banten,” katanya. (Rifat Alhamidi/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here