Harumkan Tanah Air, 2 Atlet Banten Diguyur Bonus

Kedua atlet Banten peraih medali pada ajang internasional, foto bersama ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo (kanan), Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (tengah) dan Kadispora Banten Deden Apriandi (kiri), usai menerima penghargaan berprestasi dari Pemprov Banten.*

SERANG, (KB).- Dua atlet asal Banten yang berhasil mengharumkan Indonesia dikancah internasional mendapat guyuran bonus dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Hal tersebut dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Banten Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), saat apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Banten, Senin (4/11/2019).

Diketahui, dua atlet yang mendapat penghargaan tersebut yakni Rizki Juniansyah atlet angkat besi yang berhasil meraih medali perak pada Youth and Junior Weightlifting Championship 2019 di Pyongyang Korea Utara.

Kemudian Marzella Sekar Damayanti yang merupakan karateka peraih medali perak pada ajang The WKF Cadet Junior and Under 21 di Chili. Bonus yang diberikan Pemprov Banten sebagai apresiasi atas prestasi tersebut masing-masing senilai Rp 50 juta.

Bonus tersebut diberikan langsung oleh Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy dan Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo. Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, penghargaan ini merupakan bagian dari bentuk apresiasi Pemprov Banten terhadap atlet yang memiliki prestasi tingkat dunia.

“Semoga dari bonus ini bisa menjadi pemicu mereka untuk tetap mempertahankan prestasi minimalnya, maksimalnya justru meningkatkan lebih dari yang dicapai saat ini. Intinya menjaga semangat jiwa-jiwa pemenang, dan pemicu bagi yang belum beruntung dapat juara tingkat dunia,” ucapnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo mengatakan, sebenarnya sasaran utama penghargaan ini ialah guna menjadi motivasi, untuk mengharumkan nama baik Republik Indonesia dan Provinsi Banten.

“Apresiasi pemerintah sebetulnya jangan dilihat dari nominalnya, tapi dari kepedulian atas semangat gigih mereka berdua untuk dapat menunjukan nama baik Indonesia. Sehingga menjadi contoh bagi atlet-atlet cabang olah raga lain untuk lebih berlomba-lomba merebut prestasi ditingkat lokal sampai internasional,” katanya kepada Kabar Banten.

Rumiah berharap, kedua atlet yang mendapatkan penghargaan itu dapat meningkatkan kemampuan di segala lini.

“Kalau kemarin di tingkat junior berarti nanti di tingkat senior, kalau kemarin di Asia nanti di Eropa, karena perbedaannya sangat tipis sekali antara medali emas dan perak. Seperti Marzella kan kemarin hanya kalah nol koma dari pesaingnya yang mendapatkan emas di Chili,” ujarnya.

Disinggung persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, Rumiah mengaku, untuk mengejar target Banten menduduki peringkat 10 besar, diperlukan atlet-atlet yang haus akan prestasi seperti kedua atlet ini.

“Kalau kita mau mendapatkan target yang lebih baik dari tahun sebelumnya, berarti kita membutuhkan orang-orang seperti mereka berdua ini. Toh di tingkat internasional dia sudah punya nama, apalagi di tingkat lokal nasional,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here