Hari Pertama Operasi Zebra 2019, Ratusan Pengendara Kena Tilang

TANGERANG, (KB).- Satuan Lalu Lintas Polres Tangerang Selatan (Tangsel) dengan melibatkan unsur TNI dan Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar Operasi Zebra Jaya 2019, Rabu (23/10/2019) hingga 14 hari ke depan.

Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin menegaskan, Operasi Zebra akan dilakukan di jalan protokol dengan target utama operasi, yakni mengenai kelengkapan surat kendaraan dan 12 jenis pelanggaran.

“Operasi Zebra Jaya serentak dilakukan di jalan protokol wilayah hukum Tangsel dengan target utama operasi, yaitu kelengkapan kendaraan, seperti SIM atau STNK, kemudian melawan arus. Ini menjadi konsen kami dalam Operasi Zebra Jaya 2019,” katanya.

Pada hari pertama operasi yang berlangsung di Jalan Letnan Soetopo, Serpong sejak pukul 09.30 WIB hingga pukul 11.00 WIB tersebut, terdapat ratusan pengendara sepeda motor yang terkena tilang.

Tak hanya itu, truk melebihi muatan juga dilakukan penindakan serta pengendara mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Bahkan, banyak pengendara yang nekat melawan arus untuk menghindari Operasi Zebra Jaya.

“Pada kegiatan ini, kami lebih banyak melakukan penegakan hukum atau represif pada pelanggaran lalin,” ujarnya.

Salah satu pengendara yang terkena tilang, Natasha kaget dengan adanya Operasi Zebra Jaya yang dilakukan oleh Satlantas Polres Tangsel. Ia kedapatan tidak membawa dompet, karena hanya pergi keluar sebentar saja.

Sementara itu, di Kota Tangerang, Satlantas Polres Metro Tangerang Kota juga menggelar Operasi Zebra 2019. Petugas juga menindak pengendara yang tidak sesuai ketentuan di sejumlah titik Kota Tangerang.

KBO Lantas Polres Tangerang Kota AKP Agus Pribadi menuturkan, operasi zebra diselenggarakan selama dua pekan, yakni Rabu (23/10/2019) hingga Selasa (5/11/2019).

Ia menyebutkan, terdapat 12 target pelanggaran pengendara yang akan ditindak dengan tiga prioritas utama, seperti pengemudi yang tidak dilengkapi SIM, kendaraan tidak dilengkapi STNK, dan melawan arus.

“Meski prioritas, namun tanpa menyampingkan 12 target utama, yaitu safety belt, pengendara di bawah umur dan lain-lain,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, terdapat sejumlah titik lokasi razia yang melibatkan ratusan personel gabungan. Titik-titik razia di antaranya di Jalan MH Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Benteng Betawi.

“Kami libatkan total ada 100 personel dari satlantas dan ada sinergitas gabungan dengan Dishub,” tuturnya.

Ia menambahkan, operasi zebra bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan dalam berkendara, sehingga dia mengharapkan, operasi zebra dapat menekan angka kecelakaan. “Intinya keselamatan diutamakan,” katanya. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here