Kamis, 18 Oktober 2018

Hari Ini, Pendaftaran CASN Secara Online Dibuka

SERANG, (KB).- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memastikan tahap pendaftaran calon aparatur sipil negara (CASN) dibuka mulai Rabu (26/9/2018) hari ini. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui sistem yang sudah disiapkan oleh pemerintah pusat.

“Tidak mundur mudah-mudahan, tinggal tunggu ni, macet lagi enggak, kemarin juga macet. (Pendaftaran) langsung online, pusat punya. Kita tidak memfasilitasi apa-apa, segalanya punya pusat. Kalau toh kita nanti hanya tempat seleksi saja,” kata Penjabat (Pj) Sekda Banten, Ino S Rawita saat di temui di Kantor Bapenda Banten, Selasa (25/9/2018).

Pemprov Bahkan sudah mempersiapkan tempat untuk tes CAT atau computer assisted test CASN, yakni di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Banten di Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang. Di tempat itu, pemerintah pusat akan menyediakan komputer sebanyak 800 unit untuk CAT CASN pemprov dan kabupaten/kota.

“800 komputer dari sana (pemerintah pusat) langsung, pengawasnya dari sana, kita hanya menyiapkan tempat saja,” ujarnya.

Terkait tuntutan agar ada formasi khusus bagi honorer kategori 2 (K2), Ino mengatakan, tuntutan tersebut sudah disampaikan ke pemerintah pusat. Menurut informasi, tuntutan tersebut sudah dibahas oleh pemerintah pusat.

“K2 ada dua formasinya, untuk kesehatan kan sudah dibahas oleh pusat. Diturunkan keputusan untuk K2 dan sebagainya, juga termasuk ada pendaftaran untuk kerjasama P3K (pegawai pemerintah perjanjian kontrak). Nanti teman-teman K2 bisa masuk ke wilayah sana,” tuturnya.

Ia mengimbau, agar masyarakat yang hendak mendaftar CASN tidak mempercayai oknum yang mengaku siap menjamin masuk ASN dengan meminta uang imbalan. Tes CASN tahun ini benar-benar mengandalkan kemampuan yang salah satunya diukur melalui CAT.

“Jadi kalau ada orang-orang menjadi pahlawan, dan ujung-ujungnya minta duit untuk maju masuk ASN, jangan dipercaya, udah enggak bisa sekarang ini. Pakai CAT, nilainya langsung turun, kalau CAT udah engga masuk ya udah,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten, Komarudin mengatakan, secara keseluruhan Banten mendapat kuota 2.971 formai CASN, terdiri dari Pemprov Banten 294, Kabupaten Serang 422, Kabupaten Lebak 417, Kota Cilegon 230, Kota Tangerang 352, Kota Tangerang Selatan 115, Kabupaten Tangerang 427, Kabupaten Pandeglang 447 dan Kota Serang 267 orang. “Masih sangat jauh, masih mengikuti jumlah PNS yang pensiun tahun ini. Inginnya sih dihitung sejak 4 tahun terakhir jika ingin zero kebutuhan,” katanya.

Klaim pendaftaran lancar

Sementara itu, Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Serang mengklaim pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) di Kota Serang akan berjalan lancar. Sebab ia memastikan pusat telah melakukan persiapan matang sebelumnya.

Kepala BKPSDM Kota Serang, Yoyo Wicahyono mengatakan, pemerintah pusat telah tentunya telah melakukan persiapan matang untuk pendaftaran CPNS ini. Sehingga dipastikan semua akan berjalan baik. “Kalau untuk pendaftaran insyaallah aman. Kalau kemarin kan pengumuman sempat ada masalah tapi tidak lama,” kata Yoyo kepada wartawan, Selasa (25/9/2018).

Sekretaris BKPSDM Kota Serang, Farach Richi menuturkan untuk kuota yang diajukan Kota Serang sekitar 162 orang untuk mengisi kebutuhan pegawai yang telah pensiun. Namun yang kenyataannya Kota Serang mendapat kuota sebanyak 181 orang dari beberapa formasi. “Kota Serang dapat 181 kuotanya,” kata Farach.

Dia mengatakan BKPSDM Kota Serang telah mengajukan kebutuhan pegawai untuk 5 tahun kedepan. Adapun formasi yang didapatkan yaitu formasi khusus eks TH-K2 untuk tenaga guru, formasi khusus disabilitas untuk tenaga guru dan teknis, formasi umum untuk tenaga guru, kesehatan dan teknis dengan total keseluruhan sebanyak 181 orang. “Lebih banyak untuk tenaga guru dan kesehatan sebetulnya. Sisanya ya untuk tenaga teknis,” ujarnya.

Selain tenaga pendidik dan kesehatan, dia menjelaskan Kota Serang juga membutuhkan pegawai untuk di bidang struktural. Sebab saat ini masing-masing bidang tersebut banyak yang sudah pensiun, porsinya masing-masing 30 persen. “Seluruhnya kekurangan tenaga kesehatan dan pendidikan karena banyak yang pensiun tahun ini,” tuturnya.

Dia menuturkan, untuk persiapan CPNS pihaknya juga telah memberikan panduan tata cara mendaftar melalui media. Selain itu anggaran pun sudah siap di APBD 2018 dan juga bekerjasama dengan Kominfo Kota Serang.”Kerjasama dengan dengan Kominfo karena websitenya kan terpusat, nanti ada operatornya 2 orang yang akan membantu, kami hanya menyediakan call centre saja nantinya,” ujarnya. (SN/TM)*

 


Sekilas Info

Randis ”Prado” untuk Wali Kota Terpilih, Pemkot Serang Anggarkan Rp 1,8 Miliar

SERANG, (KB).- Kendaraan dinas (randis) Wali Kota Serang dianggarkan Rp 1,8 miliar pada APBD Perubahan 2018. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *