Harga Sejumlah Komoditas di Pasar Rau Naik

SERANG, (KB).- Harga sejumlah komoditas bahan pangan di Kota Serang terpantau naik. Bawang putih menjadi salah satu komoditas yang harganya membuat pedagang khawatir.

“Disini harga bawang putih cutting masih Rp 80 ribu per kilogram, itu di eceran. Untuk yang bawang banci masih Rp 70 ribu per kilogram,” ujar imran (38), seorang pedagang di Pasar Rau kepada Kabar Banten, Ahad (5/5/2019).

Imran mengaku bingung mengapa harga bawang putih bisa melonjak tinggi di atas harga normalnya yang dikisaran Rp 40 ribu per kilogram. Jika pemerintah tidak turun tangan mengatasi ini, menurut dia, harga bawang putih akan semakin mahal jelang lebaran. Pasalnya, lanjut Imran, pasokan bawang putih biasanya akan mengetat jelang lebaran karena pemanennya banyak yang libur.

“Meski nanti harga naik, pedagang tetap akan membeli karena pasokannya terbatas,” ujarnya.

Kekhawatiran juga dirasakan oleh Asih (42) yang gerah melihat kenaikan harga bawang putih yang biasa dibeli.

“Naiknya itu sudah dari kemarin lusa, waktu belanja bawang banci di Pasar Rau itu masih Rp 50 ribu lebih dikit. Malamnya, harganya sudah Rp 65 ribu hingga Rp 70 ribu lebih per kilogram. Semoga bisa dipasok terus,” ujar Asih.

Tak hanya bawang putih, kenaikan juga terjadi pada harga telur ayam ras. Di Pasar Rau, misalnya, Minah (24) menjual telur ayam seharga Rp 25 ribu per kilogram di atas harga normal yang ada dikisaran Rp 23 ribu per kilogram.

Harga telur merangkak naik di Pasar Rau dimana harganya berkisar Rp 25 ribu hingga Rp 26 ribu per kilogram. Saefi Safwan (33) mengaku kenaikan harga telur baru terasa tiga hari terakhir. Namun, ia tak kaget karena merupakan pola musiman.

“Biasanya pada waktu awal puasa harga telur naik, waktu pertengahan puasa turun, mendekati lebaran baru naik lagi,” jelasnya.  (Azzam/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here