Harga Daging dan Telur Ayam Naik

SERANG, (KB).- Sepekan setelah lebaran harga daging ayam potong dan telur ayam mengalami kenaikan. Bahkan menurut pihak Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Serang hingga saat ini harga kedua komoditas tersebut belum mengalami penurunan.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Diskoperindag Kabupaten Serang Tohiri mengatakan, daging ayam potong dan telur sejak sepekan terakhir mengalami kenaikan harga. Keduanya sampai saat ini belum menunjukan harga perubahan setelah lebaran berakhir. Untuk ayam sampai saat ini masih di harga Rp 40.000 per kilo dari sebelumnya Rp 35.000 per kilo.

“Ayam dari lebaran itu masih tinggi, sampai sekarang masih Rp 40.000 per kilo. Belum ada perubahan. Telur juga harganya sekarang Rp 25.000 per kilo tadinya Rp 22.000 per kilo,” kata Andang kepada wartawan, Senin (1/6/2020).

Kenaikan dipicu karena permintaan keduanya sangat tinggi dari konsumen. Terlebih hal tersebut terjadi saat perayaan hari besar yang biasanya terjadi lonjakan pada bahan pangan. Termasuk untuk permintaan daging ayam dan telur ayam yang terjadi kemarin.

Sementara, dia menuturkan, untuk harga komoditas pangan lainnya hingga saat ini masih stabil. Termasuk untuk cabai rawit merah saat ini mengalami penurunan dari Rp 35.000 per kilo menjadi Rp 30.000 per kilo. Turun Rp 5.000.

Selain itu, dia mengatakan, untuk gula putih pun sampai saat ini masih tetap di harga Rp 17.000 per kilo. Namun, pihaknya mengaku bahwa harga tersebut terbilang masih stabil dan belum ada perubahan harga.

“Gula putih masih Rp 17.000 per kilo, itu masih stabil dari puasa sampai saat ini,” ucapnya. (TM)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here