Harfa Rescue Salurkan Bantuan Banjir Bandang dan Longsor Citorek

LEBAK, (KB).- Tim Harfa Rescue Lembaga Amal Zakat Harapan Dhuafa (Laz Harfa) Banten menyalurkan bantuan pangan untuk membantu para penyintas banjir di Kampung Panggeleseran RT 001/001 Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Sabtu (7/12/2019).

Sebelumnya, akibat intensitas curah hujan yang tinggi sejak Jum’at (6/12/2019), mengakibatkan Sungai Ciusul meluap dan menyebabkan banjir bandang serta longsor di sejumlah daerah di Kecamatan Cibeber.

Direktur Program LAZ Harfa Mamak Jamaksari mengatakan, untuk membawa bantuan sampai ke lokasi, tim Harfa Rescue harus berjalan kaki dan menempuh jarak kurang lebih dua kilometer untuk sampai ke lokasi. Sebab, kondisi jalan yang tidak bisa dilalui, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan, jalan penghubung antara Citorek Barat dan Citorek Kidul pun rusak parah.

“Tim kami memang langsung turun ke lokasi untuk melihat dampak banjir bandang dan longsor yang terjadi di wilayah Citorek ini. Jalanan yang terjal dan berlumpur tentu tak mudah bagi kami sampai di titik lokasi, akan tetapi kami berusaha untuk terus menembus jalur banjir bandang dan longsor yang terjadi,” katanya, Sabtu (7/12/2019).

Selain itu, pihaknya juga melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk bersinergi dalam penanganan bencana tersebut. “Kami memberikan sejumlah bantuan pangan untuk membantu meringankan beban dan duka para penyintas saat ini. Akan tetapi kebutuhan lainnya masih banyak yang mereka butuhkan. kami juga berkoordinasi dengan pihak lainnya,” ujarnya.

Baca Juga : Jembatan Kali Cikidang Putus, Aktivitas Warga Tiga Desa di Cibeber Lumpuh

Seorang warga terdampak, Asmaja mengatakan, kejadian ini merupakan yang pertama kalinya. Sebab, selama puluhan tahun dirinya tinggal belum pernah mengalami banjir ataupun longsor. “Sedih pastinya ada banjir seperti ini, rumah dan sawah semuanya kebanjiran, jalanan juga rusak, kami masih butuh bantuan agar bisa tetap memenuhi kebutuhan,” ucapnya.

Sementara, Sekretaris Desa Citorek Kidul Ata mengatakan, akibat luapan sungai tersebut dua rumah warga terbawa arus dan sembilan orang tertimbun. “Bahkan, sampai saat ini di kampung ini (Kecamatan Cibeber) ada sekitar dua rumah yang terbawa arus dan sembilan orang yang diduga hilang tertimbun tanah longsor,” katanya. (Rizki Putri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here