Hadapi UNBK Maret 2020, Kemenag Banten Data Peserta Didik MA dan MTs

SERANG, (KB).- Kantor wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Banten terus melakukan persiapan untuk menghadapi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun akademik 2020/2021 pada tingkat Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs), yang akan dilaksanakan Maret mendatang. Persiapan dilakukan dengan mendata peserta didik.

“Kami terus melakukan persiapan seperti melakukan pendataan peserta didik yang akan mengikuti UNBK, baik di MA ataupun di MTs. Kami juga menargetkan ujian nasional berbasis komputer seperti tahun sebelumnya yakni 100 persen,” kata Kepala Seksi (Kasi) Kurikulum dan Evaluasi Bidang Pendidikan Madrasah Hidayat Mustafid saat ditemui di ruang kerjanya di Kemenag Banten, Selasa (21/1/2020).

Ia mengatakan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendataan peserta didik yang akan mengikuti ujian nasional. Data tersebut harus valid atau sesuai dengan data siswa, hingga Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Dengan demikian, operator melakukan verval data melalui Education Management Information System (Emis), kemudian mengisi Pangkalan Data Ujian Nasional (PDUN) dan Bio UN.

“Kami masih terus melakukan pendataan peserta didik. Untuk pelaksanaan UN, kami siap melaksanakannya. Kami juga dibantu oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten. Madrasah lebih banyak melaksanakan ujiannya yakni UNBK, Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN), dan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN),” ujarnya.

Ia menjelaskan, baik UNBK, UAMBN dan USBN menggunakan komputer atau bisa menggunakan android. Pihaknya memastikan peserta didik tingkat MA dan MTs menggunakan komputer. Selain itu, kata dia, musibah banjir yang terjadi di Lebak juga mempengaruhi peserta didik yang akan mengikuti UN walaupun kendala tersebut bisa diatasi.

“Tentu akan berpengaruh seperti masalah jaringan. Kemudian sarana prasarana, diharapkan masalah tersebut bisa teratasi. Kami tentu berharap dari Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), MTs dan MA terus maju dan bisa melaksanakan UN dengan lancar dan sukses. Ke depan madrasah bisa lebih mandiri, rekan-rekan madrasah tambah guyub,” katanya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here