Hadapi Tantangan Perkembangan IT, Perpustakaan Diminta Berinovasi

SERANG, (KB).- Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri meminta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang berinovasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

Inovasi diperlukan karena saat ini perpustakaan menghadapi tantangan perkembangan informasi dan teknologi (IT). Hal itu terungkap saat peresmian perpustakaan daerah di jalan Ciptayasa, Kecamatan Ciruas, Kamis (25/7/2019).

Peresmian dilakukan oleh sekda. Hadir pada kesempatan itu Kepala Dishub Hedi Tahap, Kepala Disporapar Hamdani, Kepala Disdikbud Asep Nugrahajaya, dan Sekretaris DPKD M. Bahroem.

Entus mengatakan, keberadaan perpustakaan merupakan salah satu program prioritas dari Pemkab Serang yang berkaitan dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Sebab membaca dapat mencerdaskan masyarakat.

“Ini tidak boleh ditinggalkan. Sekarang perpus mendapatkan tantangan luar biasa karena semakin berkembangnya IT. Oleh karena itu kegiatan perpustakaan harus didukung oleh kegiatan yang menarik. Anak anak jangan disibukan membaca medsos dan main game, tapi harus diarahkan ke perpustakaan,” katanya.

Peresmian perpustakaan di wilayah Ciruas ini merupakan bentuk kepedulian pemkab terhadap masyarakat di wilayah timur. Keberadaan perpustakaan saat ini masih bersifat sementara, dimana gedungnya masih sewa. “Tapi kedepan kita akan bangun yang permanen di Puspemkab,” ujarnya kepada Kabar Banten.

Entus mengatakan, alasan sampai harus menyewa gedung tersebut karena disadari bersama bahwa kegiatan membaca bagi anak-anak tidak boleh berhenti. Oleh karena itu, pemda memfasilitasi sementara untuk kemudian dibuat permanen.

Dirinya berharap, pascadiresmikan ini, perpustakaan bisa buka selama tujuh hari penuh dalam seminggu. Sebab meskipun Sabtu Minggu hari libur, namun disadari bahwa anak-anak memiliki lebih banyak waktu luang untuk datang ke perpustakaan.

“Nanti dipantau dan evaluasi dulu tingkat kunjungannya. Kalau rendah kedepan disini dikolaborasikan kegiatan perpustakaan dengan kegiatan lain seperti pentas seni, itu dalam rangka menarik minat kujungan masyarakat,” tuturnya.

Dirinya pun berharap ada keterlibatan dari para guru dan pendidik untuk bisa mengunjungi perpustakaan ini secara bergiliran. Pihaknya pun berjanji akan menyiapkan semua fasilitas yang dibutuhkan anak-anak dan siswa yang datang. Disamping ada perpustakaan statis (gedung) kita juga.

Sementara, Kabid Pengelolaan Layanan Pelestarian Bahan Perpustakaan DPKD Kabupaten Serang Ema Rukmini Dewi mengatakan, inisiatif dibukanya perpustakaan di Ciruas karena keberadaan perpustakaan di Setda kebanyakan dikunjungi oleh warga kota dibanding Kabupaten Serang.

Ia mengatakan, perpustakaan ini mulai beroperasi akhir April 2019 dan baru hari ini diresmikan. Setiap harinya perpustakaan buka sampai pukul 16.00 WIB, namun karena banyak yang datang biasanya sampai pukul 17.00 WIB.

“Malah pas puasa mah banyak yang ngabuburit disini, magrib pulang dan malam datang lagi. Disini masih sekitar 2.000 buku, kemarin ada pengadaan 194 jadi total 2.0194 buku. Ini masih banyak kurangnya, idealnya 5000-6000 buku. Kita banyak buku tapi ke bagi di pusling dan perpus di setda,” tuturnya. (DN)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here