Hadapi Revolusi Industri 4.0, Dosen & Mahasiswa Harus Kuasai Literasi Baru

Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir, saat menyampaikan kuliah umum dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Fakultas Kedokteran Untirta, di Auditorium Untirta, Jumat (10/5/2019).

SERANG, (KB).- Pesatnya perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap perkembangan pendidikan, hal itu menuntut sistem dan institusi pendidikan untuk turut berevolusi menyesuaikan diri.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI Mohamad Nasir, saat menyampaikan kuliah umum dalam acara penyerahan Surat Keputusan (SK) Fakultas Kedokteran Untirta, di Auditorium Untirta, Jumat (10/5/2019).

“Dosen dan mahasiswa harus menguasai literasi baru yakni literasi data, literasi teknologi, dan literasi sumber daya manusia. Literasi lama hanya mengandalakan baca tulis dan matematika, sehingga harus diperkuat dengan mempersiapkan literasi baru dalam bidang pendidikan tinggi,” kata Nasir kepada Kabar Banten.

Ia menjelaskan, literasi data merupakan untuk membaca, analisa dan menggunakan informasi dari data dalam dunia digital. Kemudian, literasi teknologi merupakan kemampuan untuk memahami sistem kerja mesin dengan aplikasi teknologi, sedangkan literasi sumber daya manusia yakni kemampuan berinteraksi dengan baik.

“Peserta didik membutuhkan guru untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kecerdasan emosional, yang hanya dapat diberikan oleh guru,” tuturnya.

Ia mengatakan, tugas dunia pendidikan bukan hanya menekankan pada penguatan literasi lama, tetapi mengokohkan pada penguatan literasi baru yang menyatu dalam kompetensi bidang keilmuan dan keahlian atau profesi.

“Dosen dalam proses pembelajaran perlu mengintegrasikan capaian pembelajaran yakni dengan menguasai 3 literasi tersebut,” katanya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here