Selasa, 19 Februari 2019
Breaking News

Hadapi Festival Keraton Dunia, Revitalisasi Banten Lama Dikebut

SERANG, (KB).- Pemprov Banten bersama Kabupaten/Kota Serang akan mempercepat pengerjaan tahap awal proyek revitalisasi Banten Lama, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Hal tersebut dilakukan agar pada Festival Keraton Dunia pada 19-12 November mendatang, kawasan cagar budaya ini sudah mengalami perubahan dari sisi tampilan. Asisten daerah (Asda) II Pemprov Banten Ino S Rawita mengatakan, pengerjaan tahap awal masih menunggu pengesahan anggaran pada APBD Perubahan di provinsi. Tahap awal ini pun anggaran yang diajukan sebesar Rp 35 miliar, ditambah dengan APBD murni, Rp 21 miliar. “Kurang lebih totalnya Rp 51 miliar,” katanya, kemarin.

Untuk mengejar target percepatan tersebut, proses pembangunan tahap awal ini lebih dipriotaskan pengerjaan yang bersifat penunjukan langsung (PL). “Yang pengerjaan di bawah Rp 200 juta agar segera dilakukan, supaya kelihatan gitu perubahannya. Apalagi menjelang Festival Internasional Keraton 9-12 November,” ujarnya. Selain PL, revitalisasi juga akan melibatkan pihak ketiga dari hasil lelang. Proses lelangnya masih menunggu kesepakatan anggaran perubahan, baik provinsi maupun Kabupaten/Kota Serang. Nantinya, selama lelang proyek yang di atas Rp 200 juta berjalan, pengerjaan proyek yang PL pun tetap berjalan. “Waktu untuk lelang masih memadai,” ucapnya.

Baca Juga: Tahap Awal Penataan Banten Lama, Pemprov Usulkan Rp 35 Miliar

Pengerjaan yang dimaksud, kata dia, salah satunya adalah pemindahan pedagang kaki lima (PKL) sekitar jalan menuju masjid dan Alun-alun Banten Lama. Ino menegaskan, pemindahan hanya bersifat sementara karena saat ini Pemkot Serang juga sedang menggelar lelang pembangunan 500 kios PKL Banten Lama. “Memindahkan dulu pedagang depan museum di jalan sampai ke makam, di alun-alun juga dipindah supaya nanti tidak kumuh pada 9 November (saat festival Internasional Keraton berlangsung). Itu juga dilakukan agar Dinas PUPR tidak bingung jalan mana yang harus diperbaiki karena mungkin terhalang pedagang. Jadi mohon dimaklumi oleh masyarakat agar Banten, Kesultanan Banten citranya baik,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, Pemerintah provinsi memastikan telah menganggarkan dana sedikitnya Rp 18 miliar di APBD Perubahan 2017 untuk mengawali proyek revitalisasi Kawasan Banten Lama. Anggaran yang tersebar di sejumlah OPD terkait itu akan dilaksanakan pekerjaannya dengan tenggat rampung pada akhir November mendatang alias hanya dalam waktu dua bulan. “Ini kami lakukan untuk memicu Pemkot Serang sebagai tuan rumah proyek revitalisasi Banten Lama agar segera action,” tutur Andika seusai memimpin rapat koordinasi revitalisasi Kawasan Banten Lama yang diikuti sejumlah OPD terkait dan pihak dari Pemkot Serang di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (13/9/2017).

Baca Juga: Revitalisasi Banten Lama, Wagub Banten Peringatkan Kepala OPD

Andika mengatakan, pihaknya menargetkan semua pekerjaan awal revitalisasi Kawasan Banten Lama dengan anggaran dari APBD-P 2017 tersebut harus selesai dalam dua bulan ke depan. “Jadi November itu Banten Lama sudah punya wajah baru. Wisatawan akan lebih nyaman berkunjung ke sana,” ujarnya. Terkait obsesi Pemprov Banten terhadap revitalisasi Banten Lama yang terlihat dari dikebutnya pekerjaan dan diprioritaskannya anggaran. Andika mengatakan, hal itu didorong oleh kegelisahan pihaknya atas kondisi Banten Lama selama ini, yang meski menyandang sebagai salah satu pusat peradaban di masa lalu, justru saat ini kondisinya memprihatinkan. “Banten Lama itu harga diri Banten. Jadi baik Banten Lama baik Banten hari ini, jelek Banten Lama ya jelek Banten,” kata Andika.

Alokasi Dana

Dalam rapat terungkap dana sekitar Rp 18 miliar untuk Banten Lama yang dialokasikan di APBD-P 2017 tersebut di antaranya berada di Dinas PUPR sebesar Rp 10 miliar untuk pembangunan jalan akses Masjid Banten Lama dan pembersihan kanal Banten Lama. Berikutnya, di Dinas Perkim sebesar Rp 4,7 miliar di antaranya untuk penataan sanitasi lingkungan dan penyediaan sarana air bersih. Lalu, di Dinas LHK sebesar Rp 1 miliar untuk pengadaan sarana kebersihan serta penghijauan.

Sisanya, anggaran tersebut berada di Dinas Perhubungan sebesar Rp 2 miliar untuk perlengkapan marka jalan, serta di Dinas Kesehatan sebesar Rp 200 juta untuk penyuluhan kesehatan warga di lingkungan Banten Lama. Terakhir, Pemprov juga mengalokasikan anggaran bantuan untuk Pemkot Serang sebesar Rp 300 juta yang diperlukan Pemkot Serang bagi pembuatan Detail Engineering Design sejumlah pekerjaan Pemkot Serang sebagai leading sector proyek revitalisasi ini. (H-51)***

Revitalisasi Banten Lama, DPRD Banten Dukung Penganggaran

Mengubah Penampilan Banten Lama

Hilangkan Stigma Kumuh Banten Lama


Sekilas Info

PEMBERITAHUAN RENCANA PENGADAAN TANAH UNTUK PENAMBAHAN LAJUR KE-4 JALAN TOL TANGERANG-MERAK TAHAP II DAN TAHAP III

PEMERINTAH PROVINSI BANTEN SEKRETARIAT DAERAH Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) Jl. Syech Nawawi Al-Bantani, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *