Hadapi Era Teknologi di Kalangan Siswa, Penggunaan Gawai Jadi Tantangan

SERANG, (KB).- Penggunaan gawai secara berlebihan pada anak-anak dinilai menjadi salah satu tantangan dalam menghadapi era teknologi. Diharapkan orangtua wali siswa untuk membimbing anaknya dalam pemakaian gawai.

”Sebaiknya orangtua benar-benar membimbing anak-anaknya dalam pemanfaatan gawai. Atau harus ada kesepakatan yang jelas dalam penggunaan gawai kalau yang sudah di tingkat SMA mungkin bisa diarahkan. Namun jika masih anak yang duduk di SD atau SMP tentu masih perlu pengawasan,” kata Pegiat Literasi dan juga Akademisi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Rahamt Heldy saat dihubungi Kabar Banten, Selasa (5/11/2019).

Ia mengatakan, sekolah berhak melarang siswa untuk tidak membawa gawai. Namun jika guru meminta siswa untuk membawanya untuk media pembelajaran dibolehkan. Hal tersebut dimaksudkan saat ini sudah memasuki era teknologi jadi penggunaan gawai pun bisa dimanfaatkan anak untuk dalam pembelajaran ataupun saat mengikuti ujian sekolah.

”Siswa dilarang membawa gawai tersebut agar fokus belajar dan membedakan waktu bermain dengan proses kegiatan belajar mengajar,” tuturnya.

Ia menuturkan, tidak bisa untuk melarang secara penuh, karena saat ini memasuki era teknologi. Tapi bimbingan arahan dan pengawasan menjadi perlu dan penting untuk dilakukan.

”Orangtua diharapkan dapat mengenalkan channel-channel yang mendidik, dan meningkatkan ilmu pengetahuan bagi anak melalui gawai tersebut. Sambil dibimbing dan juga diarahkan,” katanya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here