Kamis, 24 Mei 2018

Guru Pendamping Anak Berkebutuhan Khusus Minim

SERANG, (KB).- Jumlah guru pendamping bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Kota Serang masih sangat minim. Idealnya, seorang ABK didampingi seorang guru pendamping, namun kondisi saat ini seorang guru bisa mendampingi empat sampai lima ABK.

Kepala Sekolah Khusus (Skh) Negeri 01 Kota Serang, Armand Tahopi mengatakan, guru pendamping khusus (GPK) di sekolahnya berjumlah 36 orang. Sementara, jumlah ABK sebanyak 144. “Harusnya seorang GPK seorang siswa, karena kami masih kekurangan SDM (sumber daya manusia), guru bisa mengajar banyak anak,” katanya ketika ditemui di ruang kerjan, Sabtu (28/10/2017).

Ia menuturkan, ada 5 jenis ABK yang bersekolah di SKh Negeri 01 Kota Serang, yaitu autism, tunagrahita, tunarungu, tunadaksa, dan tunanerta. “Materi pembelajaran dan pendekatan kepada siswa, mestinya seorang siswa didampingi seorang pendidik. Menghadapi seorang anak berkebutuhan khusus juga tidak semua guru bisa. Perlu strategi khusus untuk membimbing anak-anak ini,” ujarnya.

Senada dikatakan Kepala SKh Negeri 02 Kota Serang, Nani Wiratni. Di Sekolahnya juga masih kekurangan GPK. Meski begitu, tidak bisa serta merta sekolah mengangkat guru pendamping.
“Pendidik untuk anak berkebutuhan khusus harus disesuaikan dan kalau menambah guru ya harus lapor dulu ke pihak Dinas Pendidikan. Tidak bisa kepala sekolah yang menentukan dan mengeluarkan SK, semua ada aturannya. Harus disesuaikan dengan kebutuhuan siswa,” ucapnya saat di temui di kantor.

Di SKh Negeri 02 Kota Serang terdapat 107 ABK dan 30 guru pendamping. “Dalam sekelas ada 4 pendidik, masing-masing guru pendamping menangani seorang siswa. Di kelas satu ada anak tunagrahita harus seorang guru yang melayani,” tuturnya. (DE)***


Sekilas Info

Madrasah Al Ikhlas Menerima Santri Baru

SERANG, (KB).- Madrasah Al Ikhlas Mandala Citra Indah (MCI) Unyur, Kota Serang membuka pendaftaran santri baru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *