Guru Madrasah Perlu Perhatian Pemerintah

LEBAK, (KB).- Guru Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) sangat perlu mendapat perhatian dari pemerintah. Perhatian itu, salah satunya dengan memberikan tunjangan penghasilan bulanan.

“Kita prihatin, karena selama guru madrasah belum mendapatkan perhatian dari pemerintah, berupa tunjangan penghasilan bulanan,” kata dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Latansa Mashiro Rangkasbitung, Muhammad Husen, Kamis (28/11/2019).

Menurutnya, kehadiran madrasah diniyah di Kabupaten Lebak dapat membantu program pemerintah untuk mencerdaskan anak-anak bangsa yang pandai dan memiliki karakter. Selama ini, pendidikan madrasah diniyah dikelola oleh masyarakat melalui yayasan maupun pondok pesantren.

“Namun, kondisi para guru madrasah diniyah sejak Indonesia merdeka hingga kini nasibnya belum tersentuh kesejahteraan,” ujarnya.

Peringatan hari guru yang jatuh 25 November tampaknya belum menyentuh perhatian guru diniyah. Sebab, mereka hanya menerima penghasilan seadanya dari orangtua siswa. Bahkan, mereka terkadang juga tidak menerima gaji, karena siswanya itu tidak membayar iuran sumbangan partisipasi pendidikan (SPP) bulanan.

“Pemerintah harus memperhatikan guru madrasah diniyah dengan memberikan penghasilan bulanan, baik berupa insentif maupun honor tetap,” ucapnya.

Selain itu, mereka juga harus menerima bantuan operasional pendidikan (BOP) untuk menunjang proses kegiatan belajar mengajar (KBM). “Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan guru madrasah diniyah itu,” tuturnya.

Sementara, salah seorang guru madrasah Khadijah mengaku, hanya menerima gaji dari orangtua siswa sebesar Rp 150.000. Namun, terkadang juga macet tidak menerima gaji/bulanan, karena siswanya belum melunasi iuran SPP.

“Kami sudah biasa jika tidak menerima gaji, tapi merasa terpanggil ingin memajukan anak-anak bangsa ke depan agar memiliki SDM unggul dan berkarakter,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi ketika Menteri Agama Suryadarma Ali menerima bantuan operasional pendidikan (BOP) sebesar Rp 600.000 per siswa per tahun. Namun, saat ini program BOP tersebut sudah dihilangkan. (ND)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here