Guru Jadi Panutan Pendidikan Karakter

SERANG, (KB).- Guru menjadi panutan dari pendidikan karakter. Bahkan tidak hanya berperan sebagai pendidik tapi juga sebagai fasilitator, katalisator dan motivator bagi peserta didik.

Hal tersebut diungkapkan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Eko Supraptono, di Sekretariat PGRI Banten, Senin (10/6/2019).

“Guru harus memberikan contoh teladan yang baik, jangan sampai tidak memberikan sesuatu yang tidak bermanfaat. Serta dapat menginspirasi bagi peserta didik. Guru sebagai panutan dari pendidikan karakter dan tidak tergantikan oleh kemajuan teknologi dari perkembangan era Industri 4.0,” kata Eko kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, guru untuk meningkatkan kompetensi yang memadai, jangan sampai akselerasi pengetahuan teknologi lebih dikuasai oleh siswa. Sehingga guru harus menjadi penyeimbang dalam kecepatan pengetahuan teknologi.

“Sekarang terbalik kecepatan pengetahuan teknologi itu lebih dikuasai oleh siswa ketimbang kita sebagai guru. Guru menempatkan dirinya sebagai panutan, memberikan contoh, menjadikan contoh dan tidak boleh model digantikan dengan robot atau digantikan dengan yang lainnya,” ujarnya.

Ia mengatakan, dibiasakan sebelum mengajar harus mengecek kondisi kelas, kalau kelasnya kotor dan tidak nyaman untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Jadi kelas harus bersih, jangan mau mengajar kalau kelas tidak memadai.

“Harus mengondisikan suasana kelas agar dapat melaksanakan proses belajar mengajar, kelas bersih dan siswa dapat dikondisikan proses belajar mengajar tentu akan tersampaikan kepada siswa,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here