Guru Dituntut Berinovasi

Program Pascasarjana Prodi Teknologi Pembelajaran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa menggelar seminar nasional dengan tema "Inovasi pembelajaran guru di era industri 4.0", di Auditorium Untirta, Jumat (3/5/2019).*

SERANG, (KB).- Guru harus mampu bersaing serta memiliki kemampuan berkomunikasi, kemampuan berkreasi dan kemampuan berkolaborasi. Alasannya, karena saat ini di era industri 4.0 juga mengubah sistem pembelajaran yang ada, serta perkembangan teknologi harus diikuti dengan inovasi.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Program Studi Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) Luluk Asmawati, saat menghadiri seminar nasional dengan tema “Inovasi pembelajaran guru di era industri 4.0”, di Auditorium Untirta, Jumat (3/5/2019).

“Memasuki era digitalisasi menuntut guru untuk mampu kreatif, dan berpikir dalam memanfaatkan aplikasi-aplikasi. Untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa aktif dan memacu kinerja produktif guru,” kata Luluk kepada Kabar Banten.

Ia berharap, ke depan pihaknya juga menyiapkan teknologi pembelajaran yang mampu memelopori usaha inovatif, dalam sistem belajar dan pembelajaran. Serta dapat melakukan kerja sama dengan instansi daerah, nasional, dan luar negeri untuk pemanfaatan pengembangan teknologi pembelajaran.

“Peran pendidik serta stakeholder lainnya mari terus berkarya dan berinovasi untuk pendidikan yang terus maju, berkembang, dan berdaya saing,” tuturnya.

Ia mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya Program Studi Teknologi Pembelajaran, untuk menyiapkan mahasiswa dan lulusannya untuk mampu berinovasi dalam proses pembelajaran di kelasnya.

“Kami juga terus mengembangkan kerja sama dengan jejaring mitra Internasional dalam program, yakni pertukaran dosen dan mahasiswa, kerja sama perkuliahan dan pengembangan riset dan jurnal bersama ke depannya nanti,” tuturnya. (DE/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here