Guru Diminta Kembangkan Bahan Ajar

Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Untirta menyelenggarakan workshop pengembangan bahan ajar berbasis literasi, beberapa waktu lalu.*

Pemanfaatan teknologi di era industri 4.0 dapat mendukung sistem pembelajaran yang efektif dan efisien. Sehingga guru diminta meningkatkan kompetensi dalam mengembangkan bahan ajar literasi yang terintegrasi dalam kurikulum.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Asosiasi Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia Pusat Muhammad Rohmadi, di Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta).

“Melalui literasi digital, siswa perlu meningkatkan keterampilannya serta guru perlu meningkatkan pengetahuan dan kreativitasnya dalam proses pengajaran literasi digital,” kata Rohmadi kepada Kabar Banten.

Ia mengatakan, literasi dapat menumbuhkan kemampuan membaca siswa dalam memahami informasi baik analisis, kritis dan reflektif. Sehingga guru perlu memberikan materi pembelajaran melalui pendekatan pemecahan masalah.

“Guru dapat mengembangkan kreativitas mereka dalam pembelajaran literasi. Guru juga diharapkan dapat membuat, menyusun, dan mengembangkan bahan ajar literasi mereka dengan efektif dan efisien serta kreatif,” ujarnya.

Ia mengatakan, guru bahasa dan sastra Indonesia diharapkan mampu memberikan siswa keterampilan sesuai dengan kebutuhan di era revolusi industri, yakni memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif serta dapat memecahkan masalah.

“Dalam proses kegiatan belajar mengajar guru harus memberikan rasa nyaman, serta memberikan suasana pembelajaran yang menyenangkan,” tuturnya. (Denis/Yandri)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here