Gunakan Media Daring, SMAN 1 Jawilan Gelar Ujian Semester

SMAN 1 Jawilan Kabupaten Serang memasang spanduk pemberitahuan untuk tidak masuk ke lingkungan sekolah, di Gerbang Sekolah. Hal itu untuk memutus penyebaran wabah virus Corona, Ahad (29/3/2020).*

SERANG, (KB).- SMAN 1 Jawilan Kabupaten Serang melakukan ujian satuan pendidikan dengan menggunakan media daring, yang akan dilaksanakan pada 30 Maret – 2 April mendatang. Hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan corona virus disease (Covid-19) dan menindaklanjuti surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020.

“Pelaksanaan ujian semester pendek tersebut dilakukan secara kelas belajar maya, bagi mata pelajaran yang belum dilaksanakan akibat kebijakan yang mengharuskan siswa belajar melalui daring. Seperti Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Biologi dan Bahasa Inggris untuk program Ilmu Pengetahuan Alam(IPA), kemduian Pendidikan Agama, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Sosiologi dan Bahasa Inggris untuk program Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS),” kata Kepala SMAN 1 Jawilan Rustomi Effendi kepada Kabar Banten, Ahad (29/3/2020).

Untuk kelas 10 dan 11 melanjutkan pembelajaran daring, dia meminta kepada orang tua atau wali murid untuk menjaga putera dan puterinya tetap berada di rumah dan memantau tugas yang diberikan guru mata pelajaran. Pembelajaran di rumah dilakukan dengan daring, itu dilakukan untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Peserta didik melakukan pembelajaran daring dari rumah dengan menggunakan Ruang Guru, Sababanten, googlecallsroom dan grup whatsapp. Untuk kelas 12 dilakukan dengan menggunakan googlecallsroom serta untuk pengumuman kelukusan dan kenaikan kelas sesuai dengan agenda kalender pendidikan,” ujarnya.

Penyemprotan disinfektan

Selain itu, ia mengatakan, sekolah juga melakukan penyemprotan disinfektan di semua ruangan kelas dan kantor dengan menggunakan cairan disinfektan dan melakukan pembersihan di lingkungan sekolah. Bukan hanya itu, menambah tempat cuci tangan hampir setiap lini dan sudut sekolah sehingga siswa masuk akan terbiasa untuk hidup bersih dan sehat.

“Kami lakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotaan di kelas dan kantor. Kami juga menghimbau agar siswa dapat berperilaku hidup bersih sehat, rajin mencuci tangan dan virus corona ini dapat segera berlalu dan dapat melakukan aktivitas seperti sedia kala,” katanya. (DE/SJ)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here