Rabu, 26 September 2018
Dandim 0506, Letkol (Inf) Gogor dan Kapolsek Serpong, Kompol Dedi Kurniawan saat menunjukkan barang bukti hasil penggerebekan gudang elpiji oplosan.*

Gudang Pengoplos Elpiji Digerebek

TANGERANG, (KB).- Petugas gabungan dari Kodim 0506 Tangerang dan Polsek Serpong menggerebek gudang pengoplosan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram (kg) di wilayah Kampung Jati, Kelurahan Ciater, RT9/RW10, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Sabtu (10/3/2018) malam. Penggerebekan tersebut dilakukan setelah adanya informasi masyarakat yang menyebutkan adanya kegiatan pengoplosan gas ilegal di wilayah tersebut.

“Penggerebekan ini berasal dari informasi yang kami dapat tadi pagi. Bahwa, terdapat kegiatan oplos gas ilegal di wilayah Serpong. Kemudian, kami tindak lanjuti pada Sabtu sore,” kata Dandim 0506 Tangerang, Letkol (Inf) Gogor, di Koramil Serpong, Ahad (11/3/2018).

Sementara itu, Kapolsek Serpong, Kompol Dedi Kurniawan mengungkapkan, dalam penggerebekan, petugas berhasil mengamankan tujuh pelaku, yakni Ahmad Yani (37), Mulyadi (36), Deden (29), Rahmat Hidayat (40), Sofyan (28), Fauzi (29), dan Suharja (42).

Sedangkan, barang bukti yang disita, berupa 1.340 tabung gas ukuran 3 kg, 120 tabung gas ukuran 12 kg, dan 17 tabung gas ukuran 40 kg. Selain itu, beberapa jenis kendaraan dan peralatan yang digunakan para pelaku juga disita petugas , di antaranya satu Mitsubishi Fuso jenis Colt Disel B 9113 NYU, satu pikap Suzuki APV B 9808 EAE, Suzuki Carri Futura B 9964 NAL, satu Suzuki Carri Futura B 9993 BUA, satu Mitsubishi Fuso Colt Diesel B 9227 PDD, 6 sepeda motor, 30 balok es industri, serta 107 selang suntik gas.

Dari hasil penggerebekan tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 7 orang pelaku. Mereka, terdiri dari 4 sopir beserta kernet truk pengangkut elpiji dan 3orang kuli bongkar muat barang. “Barang bukti yang diamankan 1.340 tabung gas ukuran 3 kg , 120 tabung ukuran 12 kg, 17 tabung ukuran 40 kg, serta alat suntik gas sebanyak 107 unit,” ujarnya.

Sudah beroperasi lima hari

Masih menurut Kapolsek Serpong, Kompol Deddy Kurniawan, bahwa gudang lokasi pengoplosan gas tersebut merupakan gudang pindahan dari lokasi pelarian mereka yang sebelumnya beroperasi di wilayah Kranggan, Setu, Kota Tangsel. Kemudian, berpindah ke wilayah Ciater, Serpong. “Mereka lima hari (beroperasi), mulai dari Selasa sampai Sabtu ini kami tangkap. Pelaku adalah pelarian, geser dari lokasi sebelumnya di Kranggan,” ucapnya.

Selain itu, dia mengungkapkan, pelaku melakukan modus operandi memindahkan gas dari tabung elpiji 3 kg bersubsidi ke tabung elpiji berukuran 12 dan 40 kg . Menurut dia, para pelaku melakukan itu dengan cara menggunakan alat suntikan gas khusus yang digunakan untuk mentransfer gas tersebut.

“Sekali kerja bisa mengoplos 100 tabung dalam satu waktu dan ke tujuh orang pelaku yang merupakan pegawai pengoplos gas elpiji tersebut telah diamankan beserta barang bukti, sedangkan bos dari pemiliknya masih dalam pengejaran,” tuturnya seraya menambahkan, kasus tersebut, kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut dan mengungkap pemilik tempat tersebut yang saat ini masih dalam pencarian.

“Kasusnya ditangani unit Krimsus Polres Tangsel dan sudah kami serahkan barang bukti dan pelaku untuk diadakan penyidikan lebih lanjut. Selain itu, pelaku melanggar Pasal 62 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 32 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Meteorologi Legal,” katanya. (DA)***


Sekilas Info

Polres Tangsel: Waspadai Penipuan Rekrutmen CPNS

TANGERANG, (KB).- Kepolisian Resort Tangerang Selatan mengingatkan kepada masyarakat agar mewaspadai aksi kejahatan penipuan. Tindak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *