Kamis, 21 Februari 2019

Gubernur Buka Raker V FSPP Banten, Pemprov Tanggung Biaya Pengobatan Korban Tsunami

LEBAK, (KB).- Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan menanggung semua biaya perawatan korban tsunami di Banten.

“Seluruh biaya perawatan korban tsunami akan dijamin” kata gubernur kepada kabar- banten.com seusai membuka Rapat Kerja (Raker) V Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Banten di Ponpes Daar el Azhar Lebak, Rabu (26/12/2018) hari ini.

Dihadapan para kiai pengurus pesantren tersebut, Wahidin mengatakan dirinya sangat berduka atas musibah ini. “Ini sudah masuk skala nasional dilihat dari jumlah yang meninggal,” katanya.

Gubernur mengatakan tsunami di Banten merupakan hal aneh karena tidak didahului oleh gempa. “Apapun ini harus kita ambil hikmahnya dari musibah ini,” ucap mantan Wali Kota Tangerang dua periode tersebut.

Ia pun meminta kepada pengasuh pesantren apabila ada santri yang terjebak di lokasi bencana untuk segera melapor ke Pemprov Banten. “Kalau ada santri yang masih terjebak lapor ke pempov. Nanti dijemput,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut gubernur mengingatakan semua kalangan dalam kondisi seperti ini jangan turut menebar hoax. Apalagi terhadap kalangan kiai.

Diketahui Raker V FSPP Banten menetapkan Program Prioritas FSPP Provinsi Banten Tahun 2019.

Program prioritas tersebut adalah (1) penguatan ekonomi dan bisnis Pondok Pesantren melalui Rumah Transaksi dan Investasi (2) pengembangan SDM Pesantren melalui pendirian Ma’had Aly dengan konsentrasi Ekonomi dan Bisnis Syari’ah, (3) pemanfaatan Sistem Informasi Pemberdayaan Pesantren (SIPP) sebagai sarana promosi dan advokasi bantu pesantren, dan (4) perumusan sistem, prosedur dan instrumen akreditasi program pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah. (SY)*


Sekilas Info

Ongkos tak Naik, Pelayanan Haji Tetap Maksimal

SERANG, (KB).- Kementerian Agama (Kemenag) bersama Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menetapkan Biaya Penyelenggaraan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *