Gubernur Banten Diminta Segera Terbitkan SK Pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang

Ketua Sementara, Akmaludin Nugraha (kiri) didampingi Ketua Terpilih DPRD Kabupaten Tangerang, Holid Ismail, saat menyampaikan keterangan pers terkait hasil rapat paripurna pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (16/9/2019).

TANGERANG, (KB).- DPRD Kabupaten Tangerang melaui rapat paripurna secara resmi menetapkan 4 pimpinan untuk masa jabatan 2019-2024, di Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Senin (16/9/2019).

Keempat pimpinan tersebut adalah Holid Ismail (PDIP) sebagai ketua, dengan wakil Astayudin (Gerindra), Ilham Choir (Golkar) dan Aditiya Wijaya (Demokrat).

“Dengan penetapan ini, kita langsung layangkan surat ajuan persetujuan ke Gubernur Banten melalui Bupati Tangerang untuk diterbitkan surat keputusan (SK) definitif pengangkatannya,” ujar Akmaludin Nugraha, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Tangerang, usai rapat.

Untuk itu, sambung politisi PDIP ini, pihaknya mengimbau Gebernur Wahidin Halim agar secepatnya menurunkan SK. Alasannya, pembahasan kebijakan anggaran bisa segera digodok.

Diakui, pembahasannya memang tehambat lantaran DPRD belum  memiliki pimpinan. Selain itu, alat-alat kelengkapan dewan (AKD)  juga belum disyahkan karena menunggu didefinitifkannya pimpinan.

Diketahui persoalan internal legislatif, yaitu belum ditetapkannya pimpinan definitif berikut alat kelengkapan DPRD berdampak terhadap keterlambatan proses penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Tangerang untuk tahun anggaran 2020. Sedangkan Ketua Sementara DPRD hanya memiliki waktu maksimal 1 bulan hingga 22 September untuk menyelesaikan persoalan itu.

Ketua DPRD terpilih, Holid Ismail berjanji untuk mempercepat penyelesaian tugas-tugas mendesak apabila jajaran pimpinan dewan sudah mengantongi SK dan diambil sumpahnya.

“Tugas urgen kami adalah memparipurnakan personel-personel yang duduk di AKD agar struktur legislatif ini legal serta lengkap, plus mengambil sumpah salah satu anggota Fraksi Golkar yang belum dilantik,”ungkapnya.

Setelah itu, kata dia, Badan Anggaran dan komisi-komisi bisa langsung bekerja. “Ya kita tancap gas-lah menggarap urusan menyangkut tupoksi,” imbuhnya.(JK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here