Sabtu, 17 November 2018
Camat Baros, Jajuli Mukri bersama perajin golok, Abdul Latif saat memperlihatkan golok dari Baros di Stan Pameran Pasar Rakyat, Sabtu (13/10/2018) .*

Golok Baros Tembus Brunei Darussalam

Golok bukanlah menjadi benda asing bagi masyarakat Kabupaten Serang atau bahkan Banten. Benda yang akrab dengan kehidupan sehari-hari tersebut, banyak diproduksi oleh masyarakat Kabupaten Serang. Selain Petir dan Ciomas, ternyata golok juga diproduksi di Kecamatan Baros, tepatnya di Kampung Tegap Maja, Desa Sukamenak.

Produk golok hasil perajin Baros tersebut ternyata sudah dipasarkan hingga ke beberapa daerah di Indonesia, seperti Jakarta. Bukan hanya itu, hasil tempahan baja tersebut juga sudah sampai di negara tetangga, yakni Brunei Darussalam.

Perajin golok, Abdul Latif mengatakan, di sekitar tempat tinggalnya, yakni di Sukamenak memang dikenal sebagai tempat pembuatan golok. Ada banyak perajin yang menggantungkan mata pencariannya dari tempahan besi dan baja tersebut.

Ia menuturkan, jika ditelusuri, para perajin golok termasuk dirinya tersebut, sudah dimulai sejak puluhan tahun. Di mana itu merupakan profesi turun-temurun dari nenek moyangnya. “Sudah turun temurun kang,” katanya kepada Kabar Banten saat ditemui di Pameran Bedolan Pamarayan, Sabtu (13/10/2018).

Ia menuturkan, dalam sehari biasa memproduksi lima sampai enam golok. Sungguh pekerjaan yang menguras energi. Namun, hasil tempahanya sudah tak perlu diragukan lagi. Sebab, golok buatannya tersebut, sudah beredar jauh di pasaran.

“Ada yang dari Jakarta, kalau mereka mah enggak tahu dijual ke mana lagi. Malah sampai ke Brunei dijualnya,” ucapnya. Untuk membantu pemasaran goloknya, tak jarang dia ikut pameran seperti di Pamarayan. Sebab, dengan pameran, masyarakat bisa tahu kualitas goloknya. “Sudah sering ikut pameran mah,” ucapnya.

Ia mengatakan, jika di Banten khususnya Kabupaten Serang memang terdapat banyak perajin golok. Namun, yang terkenal dan bersejarah tetap golok Ciomas. “Kalau yang bersejarah mah Golok Ciomas. Kalau ini mah golok biasa buat sehari-hari, harganya juga masih biasa,” tuturnya. (Dindin Hasanudin)*


Sekilas Info

Jika Tetap di Rp 40 Miliar, Pemkab Serang akan Mengembalikan Bankeu

SERANG, (KB).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang tetap akan mengembalikan bantuan keuangan (Bankeu) dari provinsi jika tetap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *