Senin, 23 Juli 2018

GenPI Kota Tangerang Sosialisasi Sadar Wisata

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Kota Tangerang, Provinsi Banten mengikuti sosialisasi sadar wisata dengan tema “Pengembangan Sadar Wisata dalam Pembangunan Kepariwisataan Indonesia” di Gedung Cisadane Tangerang. Kegiatan tersebut menjadi kegiatan perdana di tahun ini yang diikuti sebanyak 60 peserta, terdiri dari GenPI Kota Tangerang, warga Kampung Bekelir, warga Kampung Wisata Pinggir Rawa Situ Cipondoh, serta Paguyuban Kang dan Nong Kota Tangerang, Selasa (10/4/2018).

Dikutip dispar.bantenprov.go.id menyebutkan, Kota Tangerang memiliki destinasi wisata yang semakin berkembang. Setiap tahunnya melakukan kegiatan serupa demi menumbuhkan sadar wisata berbasis sapta pesona ke masyarakat khususnya yang berada di sekitar area wisata. “Setiap tahunnya terdiri dari 180 peserta yang kami undang untuk mengikuti kegiatan ini. Tahun ini dibagi menjadi 3 sesi pelaksanaan, yaitu Selasa (10/4/2018), Rabu (9/5/2018), dan Rabu (20/6/2018).

Sosialisasi tersebut diikuti 60 peserta setiap sesinya yang berasal dari masyarakat atau komunitas yang mengembangkan wisata yang ada di Kota Tangerang.
Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Tangerang, Rina Hernaningsih berharap, para peserta nantinya dapat berperan aktif dalam mewujudkan Kota Tangerang sebagai kota wisata yang menerapkan sapta pesona dengan baik. Para peserta sejak pagi hingga siang hari dibekali dengan serangkaian materi dari narasumber yang berkompeten di bidangnya.

Pemateri pertama utusan Kementerian Pariwisata Indonesia, Titien Soekarya yang juga Ketua Dewan Juri Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tingkat Nasional. Wanita yang pernah menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan IPTEK Depbudpar 2007-2012 memberikan banyak informasi bagaimana menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke tempat wisata.

“Kita bisa menciptakan atraksi sederhana yang menjadi daya tarik wisata, misalnya di kampung wisata, pengunjung dapat memasak sajian khas bersama dengan warga setempat atau memetik hasil buah atau sayur di perkarangan. Semakin banyak pelaku usaha dari warga setempat yang menjadi daya jual dan daya tarik, maka semakin besar untuk meningkatkan perekonomian warga setempat. Semua hal ini akan semakin sukses dengan dibarengi 3S: Senyum, sapa, dan salam,” katanya yang juga Ketua Dewan Juri Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tingkat Nasional.

Kasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata Dispar Banten, Rohendi menuturkan, keikutsertaan dan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, khususnya generasi muda untuk bergabung dalam komunitas Genarasi Pesona Indonesi (GenPI). “GenPI tidak hanya untuk anak muda, tetapi semua bisa bergabung di dalamnya dan mau bersama berkontribusi dalam memviralkan destinasi wisata yang kita miliki melalui media sosial,” ujarnya.

Menurut dia, sumber daya yang ada dan budaya lokal yang harus menjadi kebanggaan, karena hal tersebut dapat menjadi modal yang dapat dikembangkan dan menarik wisatawan. “Sehebat apapun destinasinya, jika SDM tidak semangat dan aktif, maka pariwisata tidak akan maju dan berkembang,” ucapnya.

Dua narasumber lainnya, Ketua Pokdarwis Provinsi Banten, Lili Suheli sempat menyampaikan setrategi kesuksesannya dalam mengembangkan destinasi wisata Sawarna. Ia mengatakan, sulitnya membangun pariwisata tanpa kebersamaan. Untuk itu, perlu adanya sekelompok orang atau komunitas yang mengerjakan aktivitas pariwisata secara bersama dan terorganisir.

“Perlu adanya Pokdarwis di wilayah wisata tersebut yang akan mengajak masyarakat untuk sadar wisata. Karena, Pokdarwis adalah penggerak, pelaksana, dan mitra pemerintah dalam penerapan sapta pesona,” tuturnya.

Ketua Tatanan/Bidang Pariwisata Sehat, Forum Kota Tangerang Sehat, Harry Krismahadi menuturkan, pentingnya peran Pokdarwis demi berjalannya wisata yang sehat sesuai dengan sapta pesona yang digemakan dalam kepariwisataan di tanah air.

Sementarta itu, peserta GenPI Kota Tangerang berkesempatan bertatap muka langsung dan berkenalan dengan anggota lainnya dan Pengurus GenPI Tangerang, yakni Korry El Yana, Ketua GenPI Kota Tangerang. “Kota Tangerang memiliki banyak destinasi wisata yang perlu dibantu untuk kita ‘gass’ di media sosial kita. Semoga dengan bekerja sama, wisata di Tangerang semakin di kenal masyarakat Indonesia dan dunia,” katanya.

Pengenalan tentang GenPI diulas dalam kopi darat singkat siang itu, dilanjutkan dengan berdiskusi mengenai pengembangan destinasi yang telah berjalan dan acara-acara yang akan berlangsung di Kota Tangerang beberapa bulan ke depan. (Iman Faturohman)*


Sekilas Info

Eksotisme Pulau Sangiang

BAGI pecinta wisata bahari, Pulau Sangiang kiranya tidak boleh sampai terlewat untuk dikunjungi. Sebab, pulau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *