Genjot Potensi Daerah, Pemkot Tangsel Sasar Koperasi dan UKM

TANGERANG, (KB).- Potensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) belum digali secara maksimal. Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany berharap, Dinas Koperasi dan UKM bersama tiga dinas lainnya yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, bisa mengangkat potensi daerah tersebut.

Hal tersebut diungkapkan Airin dalam Forum Gabungan Perangkat Daerah yang diikuti oleh 400 peserta dari Dinkop dan UKM, Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan, serta Dinas Pariwisata Kota Tangsel.

Menurut dia, empat dinas tersebut, bersentuhan langsung dengan masyarakat. Maka itu, banyak kegiatan yang seharusnya bisa dilakukan untuk mengangkat potensi Kota Tangsel. “Ada tiga persoalan Dinkop dan UKM Tangsel, seperti permodalan, skill, dan pemasaran. Soal permodalan, ini adalah pekerjaan rumah bagi kami semua,” katanya, Rabu (13/3/2019).

Menurut dia, dengan modal yang didapat, pelaku UKM dan IKM harus cermat dan tetap berhati-hari dalam melakukan usaha, sedangkan untuk skill atau kemampuan, diakui dia, didorong bagaimana, agar pelaku usaha dapat mengemas makanan dengan menarik dan mempertahankan kualitas produknya, contohnya dengan edukasi kepada para UKM dan IKM-nya, agar bisa mengemas produk tanpa mengurangi cita rasa atau tampilannya.

Kemudian, yang terakhir tentang pemasaran. Dinkop dan UKM Tangsel maupun para pengusahanya diminta terus melakukan terobosan lain, misalnya menggunakan teknologi dan pemasaran di sentra UKM.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dahlia Nadeak berjanji akan memfokuskan peningkatan pertumbuhan ekonomi, seperti fasilitasi peningkatan permodalan bagi koperasi dan UMKM, misalnya sertifikasi tanah bagi pelaku UMKM dan unit pelayanan dana bergulir/UPDB. Kemudian, upaya peningkatan kualitas dan branding produk UMKM, seperti promosi, standardisasi, dan sertifikasi produk UMKM Tangsel. (DA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here