Gema Tani Pandeglang Luncurkan Agro ‎Wisata Labu Madu

Gema Tani meluncurkan agro wisata buah labu madu sebagai lokasi spot selfie bagi para wisatawan dan pelajar, di jalan Majasari, Kelurahan/Kecamatan Majasari, Pandeglang, Ahad (17/11/2019).

Gema Tani Pandeglang berhasil membudi daya buah labu madu seluas 1,5 hektare di jalan Majasari, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang. Pengembangan budi daya labu madu diluncurkan sebagai  objek wisata ‎dalam rangka menarik wisatawan untuk spot selfi tanaman labu madu.‎

Ketua Gema Tani, H Mulyadi mengatakan, pengembangan  agro wisata labu madu memiliki banyak manfaatnya untuk kesehatan, namun dapat menjadi obyek wisata bagi masyarakat yang ingin swafoto. Sebab, di kawasan tersebut ada taman bunga. “Adanya tanaman buah labu saya ingin pertanian di kita lebih menggema, dan bisa dikenal oleh masyarakat,” kata Mulyadi kepada Kabar Banten, Ahad (17/11/2019). 

Komandan Kodim (Dandim) 0601 Pandeglang, Letkol Inf Denny Juwon Pranata mengatakan, agro wisata labu madu ini akan mendorong sektor pertanian di Pandeglang lebih maju melalui budidaya labu madu. “Ini adalah wujud nyata dari kerja keluarga super tania yang berhasil untuk menciptakan wujud nyata melalui tanaman labu madu,” tuturnya. 

Untuk itu, Dandim berharap, agro wisata labu madu dapat membantu pemerintah dalam mendorong sektor pertanian. “Kita harapkan melalui labu madu, bisa meningkatkan pendapatan dan juga bisa membantu pemerintah daerah dalam bidang pertanian,” ucapnya. 

Selain itu, kata Dandim, tanaman labu madu tersebut mampu menarik masyarakat untuk berkunjung. “Memnag kalau kuta lihat, disini kebetulan yang ditanam bukan hanya labu madu, kemudian ada tanaman buncis dan beberapa tanaman bunga, kebetulan ditingkatkan nilai gunanya untuk menjadi areal pariwisata tentang sarana edukasi bagi masyarakat yang mau belajar untuk menanam labu madu,” katanya. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, Budi S Januardi mengatakan, adanya tanaman budidaya labu madu dapat menjadi konsumsi masyarakat menggantikan pangan alternatif. Sebab, melalui agro wisata labu tersebut dapat menjadi obyek wisata bagi masyarakat.

“Memang tanaman labu madu ini selain bertujuan untuk ketahanan pangan nasional, merupakan kebangkitan di bidang pertanian maupun dapat menjadi obyek wisata keluarga,” ujarnya. (Iman Fathurohman)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here