Gelar Uji Coba, Perserang Butuh Kekompakan

Pemain Perserang (kiri) berebut bola dengan pemain Gundala FC (kanan) saat laga uji coba persiapan menghadapi Liga 2 Indonesia musim 2020.*

SERANG, (KB).- Dalam rangka persiapan mengahadapi Liga 2 Indonesia 2020, Tim Perserang menjalani uji coba melawan tim satu kasta di bawahnya, yakni Gundala FC di Stadion Heroik, Rabu (26/2/2020). Walaupun pada laga tersebut Laskar Singandaru menang dengan skor 11-1, namun Pelatih Kepala Perserang, Putut Wijanarko belum puas atas hasil tersebut.

Putut mengaku kurang puas atas performa tim asuhannya ketika di lapangan pada laga uji coba ini, karena belum menyatunya emosional dan kekompakan tim pada skuat lama dengan skuat baru.

“Saya lihat masih ada kesalahan-kesalahan kecil, baik itu koordinasi antar lini belakang dengan tengah. Lini depan dengan tengah, begitupun sebaliknya. Ya walaupun saya tahu mereka dapat menang dengan skor yang besar,” ucapnya.

Putut mengatakan, pihaknya pun memandang kemungkinan alasan kurangnya kekompakan tim asuhannya tersebut, berdasarkan karakter yang berbeda di luar watak asli Perserang menjadi satu padan.

“Karena mungkin ini laga perdana mereka disatukan, jadi masih belum menemukan chemistry di antara mereka. Mungkin setelah lebih sering bertanding di laga uji coba yang setimpal, atau satu kasta di atas mereka semua bisa terbentuk,” katanya kepada Kabar Banten.

Dari 9 wajah baru pemain Perserang dengan 9 rekrutan anyarnya, lanjut Putut, secara skill individu sudah terlihat ada perkembangan dan kemajuan.

“Yang pemain lama sudah kembali performanya semenjak liburan kemarin, yang baru pun sudah sedikit menunjukkan kebolehannya mengolah bola. Namun, lagi-lagi olah raga sepak bola bukan hanya memperlihatkan skill pribadi, namun kerja sama tim itu lah yang meski ditunjukkan. Sangat percuma jika dalam satu tim ada pemain bintang atau banyak pemain pro, akan tetapi team worknya tidak ada,” ujarnya.

Putut berharap kepada semua pemainnya tidak ada sekatan baik lama atau pun baru, karena dengan hal tersebut akan bisa terbangun kekompakan dengan sedirinya secara perlahan.

“Saya akan menerapkan segala hal urusan pribadi ataupun tidak semua pemain kalau bisa terlibat, karena dengan itu akan timbul rasa dan di lapangan pun akan muncul kekompakan dengan terstruktur,” tuturnya. (Azzam/YA)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here