Gelar TMS di Pandeglang, Kemensos Berikan Pelatihan Tanggap Bencana

PANDEGLANG, (KB).- Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) menggelar pelatihan dan penyuluhan kesiapsiagaan terhadap bencana melalui kegiatan “Tagana Masuk Sekolah (TMS)” di berbagai sekolah yang ada di Kabupaten Pandeglang, Jumat (15/2/2019).

Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Sosial dan Kementerian pendididkan Kebudayaan dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dalam rangka percepatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, melalui kampung siaga bencana dan tagana masuk sekolah (TMS) di Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan pelatihan dan penyuluhan tersebut, dilakukan di Kecamatan Panimbang sebanyak 20 sekolah, Labuan 13 sekolah, Carita 9 sekolah, Sukaresmi 7 sekolah, Kecamatan Pagelaran 2 sekolah, Cigeulis 2 sekolah, Sumur 2 sekolah.

Seorang fasilitator Tagana Ade mengatakan, kegiatan TMS ini untuk mengenalkan mitigasi kebencanaan, juga untuk memberikan pemahaman bagaimana cara menyelamatkan diri saat terjadi bencana, agar para siswa bisa tanggap bencana dan tidak panik.

“Tagana masuk sekolah (TMS) ini tentunya ingin memberikan pemahaman kepada siswa sejak dini, karena dengan memberikan penyuluhan pencegahan dan menghadapi bencana sejak dini, akan menumbuhkan jiwa patriotisme kepada para siswa,” ucapnya kepada Kabar Banten.

Sementara itu, salah seorang dewan guru SMKS Perwira Carita, Siswanto menuturkan, dirinya sangat menyambut baik dengan adanya Tagana masuk sekolah, karena mayoritas siswa bertempat tinggal di daerah yang rawan bencana.

“Bagus ya, tadi juga ada semacam simulasinya saat ada peringatan bencana tsunami mauoun gempa, pengenalan tanda jalur evakuasi dan titik kumpul, pokonya sangat bagus untuk para siswa, lagipula di sini siswanya banyak yang tinggal di kawasan rawan bencana,” tuturnya. (Ade Taufik)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here