Gelar Seminar Research and Development, MPI UIN Banten Beri Solusi Untuk Skripsi

SERANG, (KB).- Jurusan Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Universitas Islam Negeri (UIN) Banten memberi solusi bagi mahasiswa tingkat akhir dalam membuat skripsi dengan menggelar acara Research and Development dengan tema ‘menuju tradisi riset yang berorientasi pada pengembangan lembaga pendidikan’, di aula gedung A kampus UIN Banten, Curug, Kota Serang, Rabu (27/11/2019).

Menghadirkan pakar metodologi penelitian Dr. Sugiyono M.pd, dan Prof. Dr. Tihami, acara ini diikuti 250 peserta dari berbagai kalangan, dosen, staf dan mahasiswa UIN Banten, serta sejumlah mahasiswa Unbaja, Untirta, Unsera, dan STAISMAN.

Prof. Dr. Sugiyono mengungkapkan bahwa hampir semua yang sering mahasiswa pakai dalam metodologi penelitian skripsinya hanya berkutat pada itu-itu saja.

“Teman-teman kalau memakai metode kuantitatif berorientasi pada pembuktian, jikalau kualitatif lebih pada orientasi eksplorasi. Tapi sangat jarang ada yang memakai mix method, padahal itu sangat bisa dan menarik, bisa menemukan sekaligus membuktikan, itu yang dinamakan kombinasi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, mix method mempunyai asumsi pasti memiliki nilai dari keduanya baik kuantitatif maupun kualitatif. Sehingga menimbulkan objek yang sangat relevan.

“Oleh karena itu, meneliti data lengkap menggabungkan kedua method, research and development sungguh sangat sensasional jika dikaji lebih dalam dan menyertai data yang objektif. Jadi, mulai sekarang teman-teman bergeserlah kepada mix method, jangan takut, justru ini bagus dan sangat menarik juga menantang,” ujar Prof. Sugiyono.

Sementara, Prof. Dr. Tihami mengatakan, di UIN Banten mempunyai ciri dan karakter dan tradisi sendiri, begitupun dalam membuat suatu karangan karya ilmiah skripsi untuk menyelesaikan tugas akhir akademiknya.

“Setelah kita semua menemukan suatu permasalahan dalam suatu hal, researchnya harus dalam orientasi keislaman, karena kita di UIN. Boleh saja diluar dalam konteks agama lain, namun muaranya harus berakhir dalam melahirkan sejuta pemikiran metodologi Islam, maka dari itu ada Jurusan Manajemen Pendidikan Islam,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Jurusan MPI Rosidah mengatakan, acara ini bertujuan untuk mahasiswa tingkat akhir agar tak selalu memakai judul skripsi yang itu-itu saja.

“Rata-rata kan pengaruh lah, hubungan lah. Jadi saya mau medengar kata lain dengan metode yang lebih kreatif, memang cuma ada dua model Kuantitatif dan Kualitatif, tapi kan judulnya gak harus itu mulu,” ucapnya.

Senada dengan itu Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Subhan mengapresiasi acara yang digelar MPI UIN Banten. Ini merupakan suatu gebrakan baru dalam mengubah pola pikir mencari judul yang tepat pada karya tulis ilmiah atau skripsi.

“Ini acara bagus sekali, karena selama ini kita hanya pernah membaca bukunya atau menyerap ilmunya melalui konteks tulisan-tulisan tentang penelitiannya, saat ini kita bisa melihat langsung dan bertatap muka dengan profesor Sugiyono,” katanya kepada Kabar Banten. (Azzam/KO)*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here