Jumat, 22 Februari 2019

Gelar Musrenbang, Pemkab Pandeglang Dorong Pembangunan Infrastruktur

PANDEGLANG, (KB).- Bupati Pandeglang Hj. Irna Narulita menegaskan, sektor pembangunan infrastruktur merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat. Sebab, apabila infrastruktur memadai dapat mempermudah dalam menggerakkan berbagai aspek pembangunan.

Oleh sebab itu, lanjut Irna, pemerintah mengangkat tema “Pemulihan Infrastruktur dan Sosial Ekonomi Menuju Masyarakat Pandeglang Bangkit” dalam Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Cimanggu dan Sumur. Tema tersebut mengandung makna bahwa infrastruktur menjadi pokok bahasan utama.

Menurut bupati, untuk pembangunan infrastruktur harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada, karena Pandeglang kekuatan fiskalnya sangat terbatas.

“Kami sebetulnya ingin mengakomodasi seluruh ajuan pada Musrenbang, namum kita tahu Pandeglang fiskalnya terbatas. Maka dari itu, harus ada skala prioritas,” kata Bupati Pandeglang saat membuka acara Musrenbang Kecamatan Cimanggu, Senin (11/2/2019).

Menurut Irna, apabila ada ajuan infrastruktur tahun lalu belum terakomodasi dapat ditindaklanjuti untuk tahun yang akan datang. “Jadi ajuan yang tahun kemarin, bisa naik di tahun depan dengan catatan ajuannya itu masih masuk dalam skala prioritas,” ujarnya.

Irna juga berharap perangkat desa dan komponen masyarakat yang ikut hadir dalam Musrenbang kecamatan ini dapat mengikuti acara dari awal sampai akhir dengan baik.

“Ini kesempatan untuk mengajukan program yang masuk skala prioritas, sehingga pada tahun 2020 program pembangunan sudah tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara, Camat Cimanggu Eli Suaheli mengatakan, gambaran program yang akan diajukan pada Musrenbang tahun 2019 yang diperuntukkan menjadi program 2020 yakni soal infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, sosial ekonomi, dan pemulihan pascabencana.

“Nanti di pagu indikatif, kami bagi tiga segmen untuk infrastruktur, sosial ekonomi, dan pemulihan pascabencana tsunami,” kata Camat Cimanggu, Eli.

Eli mengatakan, dari sekian program yang diajukan ada beberapa infrastruktur yang terbilang skala prioritas dan harus segera direalisasikan.

“Yang akan kami ajukan yakni Jalan Padali- Ranca Pinang sepanjang 29 kilometer dan baru terbangun 3 kilometer. Kemudian Jalan Cicadas masih harus dilakukan betonisasi karena masih tersisa 3 kilometer yang belum betonisasi,” ucapnya.

Terpisah, Camat Sumur Endin Haerudin mengatakan, untuk Kecamatan Sumur yang akan menjadi isu strategis dalam pembahasan Musrenbang Kecamatan 2019 adalah infrastruktur dan pemulihan perekonomian pascabencana tsunami.

“Untuk pengajuan jalan mana yang akan dibangun, kami sedang membahas dan merekap ajuan dari desa. Sebab, antara program pusat, provinsi, kabupaten hingga desa harus ada sinkronisasi,” tutur Endin.

Selain itu, lanjut Endin, pascabencana tsunami banyak sekali masyarakat yang terdampak tsunami. Hal itu, menurut Endin, yang mengakibatkan perekonomian menjadi lumpuh.

“Masyarakat kami mayoritas bermata pencahariannya hampir 80 persen nelayan. Saat ini perahu dan jaring mereka rusak, itu harus kami pikirkan,” tuturnya. (Ade Taufik/EM)*


Sekilas Info

Gelar Aksi, PP Pandeglang Desak Bawaslu Tindak Oknum ASN tak Netral

PANDEGLANG, (KB).- Massa yang tergabung dalam Organisasi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Pandeglang berunjuk rasa di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *