Selasa, 20 Februari 2018
honorer kelurahan

Gelar Longmarch Mahasiswa Soroti Bisnis Hiburan

SERANG, (KB).- Aliansi mahasiswa muslim Indonesia (AMMI) Banten yang terdiri dari HMI Banten, IMM Banten dan KAMMI Banten long march dari depan UIN SMH Banten menuju Alun-alun Kota Serang, Jumat (10/11/2017). Aksi yang dilaksanakan berbarengan dengan refleksi hari pahlawan, mereka menyoroti bisnis hiburan malam di Kota Serang yang kian menjamur.

Koordinator lapangan, Asep Waryanto mengatakan, 10 Tahun Kota serang berdiri dinilai belum menunjukan kemajuan yang signifikan. Kota Serang merupakan wilayah baru hasil pemekaran Kabupaten Serang yang memiliki 6 kecamatan se Kota Serang.

“Oleh karena itu, pada momentum hari pahlawan ini kami mengingatkan kepada pemerintah dan masyarakat tentang maraknya kedzaliman maksiat di kota Serang,” katanya kepada Kabar Banten, Jumat (10/11/2017).

Padahal, dia menuturkan, di dalam perda No 2 Tahun 2010 pasal 3 ayat 2 tentang penyakit masyarakat (Pekat) menyebutkan bahwa kategori penyakit masyarakat meliputi perdagangan manusia, pelacuran dan pergaulan penyimpangan seks bebas. Selain itu, penyakit lainnya seperti narkoba, perjudian dan miras juga harus di tertibkan oleh aparat yang berwajib.

“AMMI menilai bahwa semboyan Kota Serang Madani hanya sebatas simbol retorika belaka, padahal realitasnya tempat hiburan malam, perdagangan wanita merajarela tumbuh subur di 6 kecamatan Kota Serang,” kata Asep.

Dia menjelaskan, transaksi banyak dilakukan mulai dari daerah Kepandean, Alun-Alun, Rau, Ciceri, Cipocok dan lainnya. Maka, AMMI menuntut kepada pemerintah Kota Serang untuk menindak tegas tempat hiburan malam di Kota Serang yang menyalahi aturan perundang-undangan. Kemudian, hentikan perdagangan bebas pada anak dan wanita di bawah umur.

“Kami juga meminta untuk segera berantas PSK, LGBT, Lesbian dan homoseks. Sapu bersih tempat-tempat yang berpotensi maksiat, berhentikan atau copot oknum pejabat yang terlibat maksiat. Selain itu, optimalkan gerakan magrib mengaji dan solat lima waktu berjamaah. Semoga Pemkot Serang menyadari bahwa kemaksiatan merupakan kedzaliman yang menghancurkan generasi kaum muda dan seluruh komponen masyarakat,” ucapnya. (TM)***


Sekilas Info

Honorarium Kegiatan & SPPD Dipangkas

SERANG, (KB).- Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah mengeluarkan surat edaran (SE) efisiensi anggaran 2018. Untuk itu, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *