Minggu, 18 November 2018

Gelar Aksi, Warga Pertanyakan Harga Ganti Rugi Lahan Tol Serang-Panimbang

LEBAK, (KB).- Sejumlah warga yang lahannya terkena proyek jalan Tol Serang-Panimbang melakukan aksi untuk mempertanyakan kelayakan ganti rugi lahan, di halaman kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Selasa (6/11/2018).

Dalam aksi itu, warga mempertanyakan pembayaran ganti rugi akses jalan tol Serang-Panimbang di Kampung Pasir Gendok, Desa Bojong Leles dan Desa Kaduagung Tengah Kecamatan Cibadak, karena tidak melalui proses musyawarah juga tidak sesuai harapan masyarakat.

Ketua aksi, Ray Kusbini menyatakan, di era zaman reformasi dan pembangunan ini, sudah selayaknya masyarakat menikmati pembangunan dan kesejahteraan bagi rakyat, dimana cita-cita ini salah satunya tertuang dalam Pancasila, yakni Sila ke 5.

“Keadilan ini terdiri dari semua bidang dan kehidupan untuk menunjang keberhasilan dan kesuksesan mencapai keadilan sosial, maka di bentuklah pasal pasal yang tertuang dalam pembukaan UUD 45,” ujar Ray dalam orasinya di halaman kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN), Selasa (6/11/2018).

Sementara Penanggung Jawab Aksi, Yayat Ruyatna mengungkapkan, faktor yang mempengaruhi nilai non fisik adalah Pasal 33 butir (F) diantaranya, kerugian usaha, solatium, biaya pindah, kerusakan fisik lainnya, biaya tunggu dan kerugian sisa tanah yang tertuang dalam peraturan Presiden No 71 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.

Oleh karenanya, pihaknya menuntut dan mendesak agar Tim Apreissal mengkaji ulang untuk pembayaran ganti rugi pemilik tanah atas nama Eko Sucipto Kampung Pasir Gendok Desa Bojong Leles lahan yang hanya di hargai ganti rugi sebesar 250.000/M2, Nursihat 340.000/M2, Maskah 340.000/M2, Ikah Kampung Pengasinan Desa Kaduagung Tengah Kecamatan Cibadak yang lahan tanahnya di hargai Rp 0 dan bangunannya Rp. 54.951.225.

“Masyarakat menuntut ganti kerugian tanah sebesar Rp 1,5 juta/M2 serta kerugian bangunan bapak Tuskaepana terinci dan kebih spesifik. Sebagai bahan perbandingan harga ganti rugi tanah Pejabat yang masih satu hamparan, satu Blok seharga Rp 1,5 juta/M2,” tandasnya.

Aksi yang berjalan sekitar satu jam itu berjalan tertib dengan kawalan petugas polisi. Namun hingga selesai aksi tak ada satupun pejabat BPN yang menemui para pengunjuk rasa. (Lugay/TS)*


Sekilas Info

Truk Pengangkut Pasir Basah Kembali Berulah

LEBAK, (KB).- Sejumlah warga yang berada di ruas jalan Rangkasbitung-Cimarga, mengeluhkan dimulainya kembali aktivitas kendaraan truk …

One comment

  1. mohon infonya lahan ortu saya yg kena pembebasan toL serang panimbang di Desa Cilayang guha Cikeusal.
    tanah + rumah 1 (satu) bLok ada surat2nya 3(tiga), 2(dua) sudah di bayar ganti rugi berikut rumah, sedangkan yg 1 (satu) lg bLum di bayarkan ganti ruginya….??
    saya sudah menanyakan ke pihak desa katanya nanti menyusuL lahan y beLum di bayar ganti rugi, sedangkan sampai saat ini tidak ada kabar/infonya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *