Jumat, 16 November 2018

Gelapkan Uang Kompensasi Karyawan, Oknum Pengurus KSBSI Banten Ditahan

SERANG (KB).- Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang menahan Kordinator Wilayah (Korwil) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Provinsi Banten berinisial SMT (47). Dia ditahan menyusul penetapan tersangka atas dirinya dalam kasus dugaan penggelapan uang kompensasi 168 karyawan PT Unican Surya Agung (USA) senilai Rp 1,5 miliar.

Kasat Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung mengatakan, penahanan terhadap tersangka dilakukan selama 20 hari kedepan sesuai dengan Pasal 24 ayat 1 KUHAP. Tersangka ditahan guna mempermudah proses penyidikan sebelum berkasnya dilimpahkan ke kejaksaan. “Tersangka ditahan sesuai dengan bukti-bukti yang sudah kami dapatkan,”  ujar Kasat, Selasa (7/11/2017).

Kasat menjelaskan, kasus dugaan penipuan dan penggelapan ini sebelumnya dilaporkan oleh perwakilan PT USA, Abdul Rachim Ismail. Dalam keterangannya, Abdul Rachim mengatakan dugaan kasus tipu gelap ini terjadi pada Desember 2004.  Pada tahun tersebut PT USA melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 168 karyawannya. Sebagai kompensasi terhadap karyawannya, PT USA memberikan uang Rp Rp 1,5 miliar.

“Uang kompensasi tersebut oleh pihak perusahaan diserahkan kepada tersangka dalam 3 tahap pengiriman melalui transfer ke rekening tersangka di Bank BCA dengan nilai masing-masing Rp 500 juta. Jumlah uang yang ditransfer ke rekening tersangka sebesar Rp 1,5 miliar yang dilakukan tiga tahap pada Desember 2004 dan Januari 2005,” kata  kasat. Namun oleh tersangka uang tersebut ternyata tidak diberikan kepada karyawan yang di-PHK.

Pihak karyawan kemudian mendesak manajemen PT USA untuk memberikan hak mereka. Terus didesak oleh mantan karyawannya,  pihak PT USA akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polres Serang. “Dari keterangan tersangka, diduga masih ada pelaku lainnya dan ini yang masih kami dalami. Tersangka kita sangkakan melanggar Pasal 378 KUHP,” ucap kasat.

Sementara itu, tersangka SMT mengakui kalau uang kompensasi PT USA tidak disalurkan kepada karyawan. Uang kompensasi tersebut, kata dia, telah dinikmati bersama rekan-rekannya. “Pokoknya pembagian uang kompensasi, saya dibantu oleh teman. Nama-namanya sudah saya sampaikan kepada penyidik,” tuturnya. (FI)***

 


Sekilas Info

Pabrik Baja Terbakar, Lima Orang Luka

SERANG, (KB).- PT Shiva Sakti Stell yang beralamat di Kampung Cimiung, Desa Beberan, Kecamatan Ciruas terbakar, …

One comment

  1. Kira2 hak karyawa yg blom dapat bisa dapat gak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *