Selasa, 11 Desember 2018

Gasak Uang Ratusan Juta, Perampok Bercelurit Satroni Alfamart

SERANG, (KB).- Perampok bersenjata tajam (sajam) menyatroni Alfamart di Jalan Sama’un Bakri, Kampung Lopang Gede, Kelurahan Lopang, Kecamatan/Kota Serang, Senin (23/10/2017). Pelaku berhasil menggasak uang jutaan rupiah setelah mengancam akan menghabisi dua karyawan Alfamart menggunakan belati dan celurit.

Menurut karyawan Alfamart Angga Pratama (22) kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.30. Sebelum melakukan perampokan dua pelaku datang berpura mengisi pulsa dan satu lagi mengambil minuman. Tak lama dari kedua pelaku masuk, dua pelaku lain datang dengan membawa celurit dan belati.

Kedua pelaku yang membawa sajam tersebut lantas menggiring dua karyawan Alfamart yang berjaga Adi dan Okis ke ruang belakang tempat brankas. “Ditodong dan ditendang disuruh buka brankas tapi enggak berhasil karena dibohongin kunci brankas dibawa karyawan shif kedua. Padahal kuncinya ada di bawah server,” ujar Angga.

Dia mengatakan, aksi perampokan tersebut sempat terekam dalam kamera pengintai atau CCTV. Dalam rekaman tersebut tampak dua pelaku yang membawa celurit menggunakan helm berwarna merah, jaket dengan corak hitam kuning dan celana jeans hitam. Sedangkan pelaku membawa belati mengenakan topi berwarna merah, jaket warna hitam dan jeans celana biru.

“Ada empat pelakunya, satu pake helm dan tiga pelaku tidak mengenakan penutup muka. Dua pelaku yang membawa senjata tajam datang menggunakan motor vario berwarna merah sedangkan kendaraan dua pelaku lain tidak terekam kamera CCTV,” kata Angga.

Saat melakukan perampokan pelaku menggasak uang jutaan rupiah dari laci kasir dan beberapa slop rokok. Setelah itu para pelaku kemudian mengancam akan menghabisi keduanya apabila keluar dari ruang brankas dalam waktu 10 menit. Ancaman pelaku tersebut agar mereka bisa melarikan diri setelah melakukan perampokan.

“Uang di kasir ada sekitar Rp 2 jutaan, tapi mereka juga ambil HP Samsung dan tab milik toko (Alfamart). HP Samsung itu punya karyawan, kalau kerugian tidak sampai puluhan juta mungkin Rp 3 jutaan lebih,” ucap Angga. Alfamart tempat dia bekerja, tutur Angga, biasanya dijaga oleh petugas keamanan. Namun petugas tersebut tidak setiap hari berjaga melainkan di hari dan jam tertentu.
“Keamanan ada yang ngontrol cuma enggak tiap hari, kebetulan polsek kan dekat sini,” tutur Angga.

Pasca kejadian perampokan tersebut dua karyawan Okis dan Adi melaporkannya ke Polsek Serang Kota. Keduanya menjalani pemeriksaan di polsek dengan ditemani pemilik Alfamart. “Sudah laporan (di Polsek Serang). Okis dan Adi masih di sana (Polsek Serang) sama pemilik Alfamart,” tutur Angga.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota AKP Richardo Hutasoit mengatakan, dari pemeriksaan sementara korban tidak ada penyekapan. Keduanya hanya diancam akan dibunuh apabila berteriak sebelum mereka melarikan diri. “Berdasarkan pengakuan korban, pelaku membawa pisau. Mereka berjumlah empat orang, dengan menggunakan helm, topi dan satu berada diluar,” kata kasat.

Kasat menuturkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap tempat kejadian perkara (TKP). Petugas sedang melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi para pelaku. “Dari rekaman CCTV kami akan coba analisa kelompok mana yang bermain di wilayah hukum Polres Serang Kota ini,” ujar kasat. (FI)***


Sekilas Info

Kantor Kecamatan Jawilan Didemo

SERANG, (KB).- Ratusan warga RT10, Kampung Caringin, Desa Bojot, Kabupaten Serang berunjuk rasa di depan Kantor …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *